Revitalisasi Terminal LPG Arun Rampung, Kapal Besar Kini Bisa Sandar Langsung

2026-01-11 03:43:53
Revitalisasi Terminal LPG Arun Rampung, Kapal Besar Kini Bisa Sandar Langsung
JAKARTA, - Proyek revitalisasi Terminal LPG Arun milik PT Pertamina (Persero) di Lhokseumawe, Aceh telah rampung.Terminal ini resmi menjadi infrastruktur energi yang memasok LPG untuk masyarakat dan industri di Aceh serta wilayah Sumatera Bagian Utara.Peresmian Terminal LPG Arun dilakukan pada 24 November 2025, yang sekaligus menandai tuntasnya seluruh tahapan revitalisasi yang sudah berlangsung sejak 2017.Direktur Rekayasa & Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo mengatakan, rampungnya revitalisasi membuat Terminal LPG Arun beroperasi dengan standar yang lebih optimal. Terminal ini sudah bisa menampung kapal berukuran besar atau very large gas carrier (VLGC).Baca juga: Purbaya Datangi Kantor Bahlil, Sepakati Penambahan Kuota LPG 3 Kg 370.000 Metrik TonMaka dengan beroperasinya sarana yang diperbarui dan berkapasitas besar, alur suplai yang sebelumnya harus melalui beberapa tahapan kini dapat dilakukan secara langsung."Sebelumnya, suplai LPG untuk Aceh dan Sumatera Bagian Utara harus melalui Tanjung Uban, lalu dipecah dengan kapal mid-size dan kembali dilansir dengan kapal kecil sebelum akhirnya dibawa truk ke berbagai wilayah. Proses ini panjang dan biaya logistiknya besar," ujar Hari dalam keterangannya, Selasa ."Dengan revitalisasi Terminal LPG Arun, kapal VLGC berkapasitas besar kini dapat langsung bersandar dan memasok propane maupun butane ke Arun. Tentunya keberadaan terminal Arun ini sangat membantu efisiensi maupun produktivitas operasional kami," lanjutnya.Revitalisasi ini juga memperkuat peran Terminal LPG Arun sebagai pusat distribusi , baik subsidi (PSO) maupun non-subsidi (non-PSO), untuk wilayah Aceh dan Sumatera Bagian Utara.Hingga Agustus 2025, rata-rata realisasi penyaluran LPG di wilayah tersebut mencapai sekitar 476 metrik ton (MT) per hari, di mana 1 MT setara 1.000 kilogram, yang mencerminkan besarnya kebutuhan pasokan.Baca juga: Kemen ESDM Alihkan Pengawasan LPG 3 Kg ke Dirjen Migas Tahun DepanSelain itu, Terminal LPG Arun akan turut mengoptimalkan pola suplai, termasuk aktivitas pengalihan muatan dan pengiriman ke sejumlah terminal seperti Pangkalan Susu, Dumai, dan Tanjung Uban.Sekretaris Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Endra mengatakan, Pemprov Aceh mengapresiasi langkah Pertamina melakukan revitalisasi Terminal LPG Arun guna mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas distribusi LPG untuk kawasan tersebut.Harapannya, keberadaan terminal ini bisa memberikan stimulus dan rangsangan untuk pertumbuhan ekonomi di Aceh serta wilayah Sumatera Bagian Utara."Proyek ini jelas tidak hanya meningkatkan kualitas distribusi LPG, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas industri, penyerapan tenaga kerja, serta penguatan rantai pasok energi domestik di Aceh," ujar Endra.


(prf/ega)