JAKARTA, - Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) akan menyederhanakan Sistem Pemantauan Konstruksi (SiPetruk) yang telah dikembangkan Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) untuk memantau hasil konstruksi rumah subsidi pengembang.Sistem tersebut saat ini sedang diadopsi kembali BP Tapera bersama dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho memastikan hal ini usai penandatanganan nota kesepahaman antara BP Tapera dengan 43 bank penyalur Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di kantornya, Jakarta, Selasa ."Namun demikian, kan teman-teman pengembang masih ada kekhawatiran juga ketika diimplementasikan, itu justru menjadikan beban bagi teman-teman, karena banyak sekali foto-foto per tahapan konstruksi rumah subsidi itu yang harus di-upload (diunggah)," tutur Heru.Sejauh ini, penyederhanaan SiPetruk dilakukan agar hanya butuh komponen-komponen utama yang diunggah menjadi suatu keyakinan bahwa kualitas pembbangunan ruma subsidi sudah bagus.Baca juga: Mengenal SiPetruk, SiKasep dan SiKumbang, Aplikasi Perumahan Subsidi"Contohnya dari sisi tulangan besinya, dari sisi fondasinya. (Tetap diteruskan?) Kita sih ingin diterusin, tapi itu harus di-disikat lagi ya, dengan Kementerian (PKP). Itu sebenarnya kalau e-katalog untuk kontraktor itu, itu cukup perluasan fitur dari SiKumbang (Sistem Informasi Kumpulan Pengembang) saat ini saja," kata Heru.BP Tapera juga tengah menggodok platform e-katalog kontraktor yang juga merupakan usulan dari pengembang.Tujuan katalog bagi kontraktor yaitu meningkatkan kualitas rumah subsidi ke depan. Karena, perlu dipertimbangkan assessment (persetujuan) atau sertifikasi standarisasi kontraktor-kontraktor yang selama ini mendukung pembangunan rumah subsidi para pengembang.Katalog kontraktor diperlukan karena tidak semua pengembang membangun sendiri, banyak di antara mereka menggunakan jasa kontraktor.Jika kontraktor beres disertifikasi, tentu mereka memiliki kualifikasi dan standar tertentu, bersamaan dengan rumah contoh yang pernah dibangun.Skema selanjutnya yang akan dilakukan adalah dengan memasukkan para kontraktor bersertifikat tersebut ke dalam e-katalog.Hal ini tentunya akan mendorong pilihan bagi pengembang untuk bisa menggunakan kontraktor tersertifikasi yang sudah dijamin BP Tapera untuk membangun rumah subsidi sesuai standar dan kualitas yang ditetapkan.Heru menambahkan, penilaian yang akan dilakukan BP Tapera dari sisi kualitas rumah yang dibangun, ketepatan sasaran, serta keterhunian suatu perumahan.Baca juga: Pastikan Rumah Subsidi Penuhi Syarat, BP Tapera Terapkan SiPetruk 2022"Apakah kualitas pembangunannya enggak bagus, apakah lokasinya juga enggak bagus, kemudian juga prasarana utilitasnya juga enggak bagus, lokasi yang enggak bagus misalkan banjir, dekat dengan tanah longsor misalkan, itu kan seharusnya saat ini yang berjalan seperti itu," tandasnya.
(prf/ega)
BP Tapera Sederhanakan Fitur SiPetruk, Pantau Konstruksi Rumah Subsidi
2026-01-11 03:58:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:11
| 2026-01-11 03:58
| 2026-01-11 03:24
| 2026-01-11 03:03
| 2026-01-11 02:06










































