Kementan Janji Rehabilitasi Sawah dan Tambak Korban Banjir di Aceh Utara

2026-01-12 11:14:50
Kementan Janji Rehabilitasi Sawah dan Tambak Korban Banjir di Aceh Utara
ACEH UTARA, – Kementerian Pertanian (Kementan) RI berjanji merehabilitasi sawah dan tambak korban banjir di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh.Pernyataan itu disampaikan Inspektur Jenderal Kementan Mayjen Irham Waroihan di depan pengungsi korban banjir di Desa Rumoh Rayeuk, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, Selasa ."Nanti akan ada bantuan rehab sawah, kebun, tambak, dan hewan ternak untuk petani korban banjir. Programnya membantu pemulihan sawah dan tambak serta kerugian peternak," ucapnya.Dia meminta kepala desa dan camat melakukan pendataan detail sehingga tidak ada korban banjir yang dirugikan.Baca juga: Januari 2026, Kementan Mulai Cetak Sawah Terdampak Bencana Sumatera Irham menyebutkan dirinya dikirim Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman untuk melihat kondisi pertanian dan memantau distribusi bantuan pangan dari Kementerian Pertanian RI."Sebagian data sudah saya terima dari Dinas Pertanian, namun harap detail datanya, rusak berat, ringan, sedang. Didata secara detail. Insya Allah akan ada bantuan," tuturnya.Sebelumnya diberitakan, hingga hari ini, sebanyak 69.020 pengungsi masih bertahan di 138 titik pengungsian yang tersebar dalam 25 kecamatan di Kabupaten Aceh Utara.Baca juga: Kementan Kirim Puluhan Traktor dan Komben ke Indramayu untuk Percepat Musim TanamSelain itu, sebanyak 1.111 orang, dan 163 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara enam orang masih dalam pencarian.Kerusakan lainnya, 12 daerah irigasi mengalami kerusakan, sementara delapan daerah irigasi tersier juga rusak diterjang banjir.Seluas 14.509 hektar sawah kini dipenuhi lumpur sisa banjir setinggi satu hingga dua meter dan tidak bisa digunakan lagi.


(prf/ega)