BRIN Dorong Transmigrasi Berbasis Sains

2026-01-12 12:32:55
BRIN Dorong Transmigrasi Berbasis Sains
Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menekankan pentingnya penerapan kebijakan berbasis sains (science-based policy) dalam memperkuat resiliensi kawasan transmigrasi di seluruh Indonesia.Ia pun mengapresiasi Program Ekspedisi Patriot yang diimplementasikan oleh Kementerian Transmigrasi (Kementrans) karena mampu memetakan potensi sekaligus mengadopsi kearifan lokal guna meningkatkan kontribusi area transmigrasi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional."Transmigrasi tidak hanya selesai dengan teknologi, tetapi bagaimana kita membangun kekuatan resiliensi masyarakat, resiliensi alam, demografi, hingga sosial budaya,” ujarnya dalam Diseminasi Hasil Riset dan Rekomendasi Kebijakan Tim Ekspedisi Patriot Tahun 2025 di Jakarta, Selasa seperti dilansir Antara.AdvertisementArif menuturkan, pelaksanaan transmigrasi di era modern kini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pendekatan konvensional. Memasuki era 5.0, pembangunan kawasan transmigrasi harus memenuhi tiga aspek utama, yakni resiliensi (resilience), keberlanjutan (sustainability), dan kemanusiaan (humanity).Ia mengatakan, tersedianya data yang valid dan riset yang mendalam menjadi fondasi agar kebijakan yang diambil pemerintah tepat sasaran dan dapat memenuhi ketiga aspek kunci tersebut.Ia pun menilai Program Ekspedisi Patriot telah berhasil mengidentifikasi kebutuhan dasar masyarakat dan teknologi tepat guna yang relevan dengan kondisi geografis masing-masing kawasan. 


(prf/ega)