Harga Bitcoin (BTC) Turun ke Kisaran 86.000 Dollar AS, Pasar Khawatir Prospek Makro

2026-01-12 16:31:59
Harga Bitcoin (BTC) Turun ke Kisaran 86.000 Dollar AS, Pasar Khawatir Prospek Makro
NEW YORK, - Harga bitcoin (BTC) turun tajam pada Senin waktu setempat atau Selasa pagi waktu Indonesia.Berdasarkan pantauan di CoinDesk, harga BTC berada di level 86.356 dollar AS pada pukul 06.18 WIB.Harga bitcoin merosot di tengah meningkatnya ketidakpastian investor seputar prospek ekonomi makro.Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Melemah, Turun ke Kisaran 88.140 Dollar ASUNSPLASH/ERLING LOKEN ANDERSEN Ilustrasi bitcoin. Perusahaan penimbun bitcoin, Strategy (MSTR), mempertahankan posisinya di indeks Nasdaq 100 pada Jumat . Tepat setelah penutupan perdagangan saham AS, harga bitcoin turun 3 persen selama 24 jam terakhir menjadi 86.000 dollar AS. Sementara itu, harga XRP mencapai 1.902 dollar AS, ether (ETH) pada level 2,969 dollar AS, dan solana (SOL) mencapai 127,16 dollar AS.Secara rerata, harga aset-aset kripto tersebut turun lebih dari 5 persen.Tidak cuma itu, sebagian besar saham emiten kripto di Wall Street menunjukkan kerugian yang lebih dalam, dengan Circle (CRCL), Galaxy Digital (GLXY) dan Strategy (MSTR) turun lebih dari 8 persen dan Coinbase (COIN) turun 6,4 persen pada Senin.Namun, beberapa saham berkinerja relatif lebih baik di tengah kehancuran tersebut, termasuk Bullish (BLSH), yang mengalami kerugian 2,5 persen, dan eToro (ETOR) turun 3,7 persen.Baca juga: Perusahaan Penimbun Bitcoin Strategy (MSTR) Masih Masuk Nasdaq 100Penurunan harga kripto terjadi ketika pasar tradisional hanya turun sedikit lebih rendah. Indeks Nasdaq ditutup turun 0,6 persen dan indeks S&P 500 turun 0,15 persen.Akan tetapi, saham-saham yang terkait dengan AI, seperti Broadcom dan Oracle, terus terpuruk akibat hasil pendapatan yang lemah minggu lalu.Sentimen ini telah menghukum para penambang bitcoin, yang banyak di antaranya telah melihat keuntungan signifikan dari pergeseran rencana bisnis mereka ke infrastruktur AI.Perusahaan perdagangan kripto Wintermute menyatakan terjadi tanda-tanda kelelahan di seluruh aset berisiko. Wintermute menilai, baik ekuitas maupun token digital sedang mencerna ketidakpastian makro daripada memasuki fase penghindaran risiko yang berkelanjutan.


(prf/ega)