Tarif Tol Bakter Lampung Bakal Naik, Pengamat Soroti Ini

2026-01-11 22:48:52
Tarif Tol Bakter Lampung Bakal Naik, Pengamat Soroti Ini
LAMPUNG, - Sejumlah akademisi dari Universitas Bandar Lampung (UBL) menegaskan, kenaikan tarif tol ruas Bakauheni-Terbanggi Besar (Bakter) harus disertai dengan peningkatan kualitas dan manfaat yang sepadan bagi pengguna jalan.Pernyataan ini disampaikan saat sosialisasi penyesuaian tarif yang dilakukan oleh pengelola Tol Bakter, PT Hakaaston (PT HKA), di kampus UBL pada Senin .Ekonom UBL, Khairudin menyatakan, kebijakan penyesuaian tarif sebenarnya tidak dapat dihindari, namun harus sejalan dengan peningkatan mutu infrastruktur.Ia menekankan, masyarakat, khususnya pengguna jalan tol, akan memahami kenaikan tarif jika dibarengi dengan peningkatan kualitas dan tingkat kepuasan."Kenaikan tarif bisa diterima masyarakat jika fasilitas dan pelayanannya memang lebih baik. Prinsipnya, pengguna jalan harus mendapatkan nilai yang sepadan," ujar Khairudin dalam rilisnya, Selasa .Baca juga: Inovasi Pembersihan Tanki Bahan Bakar di Tol Lampung Hemat Rp 28 Juta per ProsesSementara itu, pengamat transportasi UBL, Aditya Mahatidanar Hidayat, menambahkan pentingnya kajian berbasis data sebelum kebijakan tarif diterapkan.Ia menyarankan agar metode Customer Satisfaction Index (CSI) serta analisis Ability To Pay (ATP) dan Willingness To Pay (WTP) digunakan dalam menyusun "rate-range" untuk kenaikan tarif tersebut."Hal ini agar penyesuaian tarif dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah," katanya.Di sisi lain, perwakilan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Lampung, Erwin Oktavianto, mengingatkan agar kemampuan bayar masyarakat menjadi pertimbangan utama dalam penyesuaian tarif."Penyesuaian tarif perlu memperhatikan daya beli masyarakat. Jika tidak diimbangi dengan kualitas jalan yang baik, pengguna bisa enggan lewat tol," ujarnya.Sementara itu, Direktur PT Bakauheni Terbanggi Besar Toll (BTB), I Wayan Mandia menjelaskan, sosialisasi penyesuaian tarif merupakan salah satu upaya perusahaan untuk menjaga transparansi dan keterbukaan informasi kepada publik.Ia menegaskan, pihaknya sangat memperhatikan berbagai masukan yang disampaikan para pengamat, akademisi, dan organisasi transportasi."Kita ingin memastikan apa yang akan kita lakukan ke depan dalam rangka peningkatan kualitas dan layanan sesuai dengan harapan semua pihak dapat terpenuhi," katanya.


(prf/ega)