AMBON, - Negeri Laha, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, Provinsi Maluku, mencatatkan jumlah anak stunting tertinggi di kota ini. Total ada 59 anak yang mengalami stunting.Menyusul di peringkat kedua adalah Desa Batumerah, Kecamatan Sirimau, yang memiliki 31 anak stunting, dan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, dengan 25 anak stunting.Kepala Dinas Provinsi Maluku, dr Yan Aslian Noor, menjelaskan bahwa penyebab utama tingginya angka stunting di wilayah ini adalah pola asuh orang tua dan sanitasi yang kurang memadai."Laha masuk daerah intervensi karena kurangnya kepedulian orang tua dalam 1.000 hari kehidupan pertama. Misalnya, anak harus terpenuhi status imunisasi dan orang tua harus menjaga makanan dengan gizi seimbang." Baca juga: Bukan Cuma Kolam Lele, Ketua RT di Duren Sawit Juga Bikin “Kolam Gizi” untuk Cegah Stunting"Bukan hanya ikan dan nasi, ada makanan lain yang harus dipenuhi. Banyak yang lalai karena berharap hanya makan ikan dan nasi," tegasnya saat meluncurkan program bersama Human Initiative dan PT Pelindo Cabang Ambon dalam program TJSL Stunting Care di balai Desa Laha, Rabu siang.Yan menambahkan bahwa banyak orang tua yang belum memahami kebutuhan gizi anak.Ia menemukan bahwa beberapa orang tua kurang memperhatikan komposisi asupan makanan anak."Selain ikan dan nasi, mereka juga butuh asupan protein untuk pertumbuhan dan mengganti sel yang rusak, juga lemak untuk metabolisme, serta serat dan vitamin," ujarnya.Menurutnya, angka 59 anak stunting di Kota Ambon merupakan jumlah yang mengkhawatirkan."Wilayah tersebut masih termasuk dalam kawasan Kota Ambon, dan lokasinya berada dekat pantai yang seharusnya menjadi sumber pangan," jelasnya.Baca juga: Gerakan Genting, Upaya Cegah Stunting di Timor Tengah SelatanIa juga mengingatkan pentingnya pola asuh yang benar."Kadang anak dibiarkan jajan, saat mau makan sudah kenyang. Ini yang keliru, akhirnya anak tidak mendapatkan gizi yang cukup," keluhnya di sela pemberian makanan bergizi bagi balita di Laha.Ira, seorang ibu berusia 33 tahun dan ibu dari empat anak asal Negeri Laha, mengungkapkan bahwa anaknya yang berusia 3 tahun 8 bulan termasuk dalam kategori stunting."Beta suami itu kalau pulang kerja selalu kasih uang untuk beli jajan. Kalau tidak kasih, anak ini menangis, jadi dia kasih terus," akunya.Ira mengaku sering memarahi suaminya karena kebiasaan memberi uang jajan kepada anaknya yang nomor tiga, sehingga anaknya lebih memilih jajanan dibandingkan makanan rumah.
(prf/ega)
Stunting Tinggi, 59 Anak di Kota Ambon Terima Makanan Tambahan Bergizi selama 6 Bulan
2026-01-12 03:30:12
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:37
| 2026-01-12 03:31
| 2026-01-12 02:17
| 2026-01-12 02:13










































