9 Provinsi Catat Rata-rata Nilai Matematika Tertinggi di TKA 2025, Yogyakarta Peringkat 1

2026-01-11 03:46:33
9 Provinsi Catat Rata-rata Nilai Matematika Tertinggi di TKA 2025, Yogyakarta Peringkat 1
- Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 sudah diumumkan. Hal ini menuai sorotan karena menunjukkan capaian nilai Matematika siswa SMA secara nasional yang masih tergolong rendah.Dari skala 100, rata-rata nilai Matematika TKA 2025 di seluruh Indonesia tercatat hanya 36,10.Data ini disampaikan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP).Meski demikian, terdapat sembilan provinsi yang mencatatkan nilai rata-rata Matematika di atas rerata nasional, dengan Daerah Istimewa Yogyakarta berada di posisi teratas.Baca juga: Nilai TKA SMA Jeblok, Anggota DPR: Tingkatkan Kualitas Guru dan Konsistenkan KurikulumDengan rata-rata nasional 36,10, hanya sembilan provinsi yang mencatatkan nilai Matematika TKA 2025 di atas angka tersebut.Daerah-daerah ini mampu menjadi pengecualian di tengah capaian nasional yang masih rendah.Baca juga: Ramai Belum Dapat Skor TKA, Kapan Sebenarnya Siswa Bisa Lihat dan Terima Sertifikatnya?Kepala BSKAP Kemendikdasmen Toni Toharudin menjelaskan, capaian nilai Matematika TKA 2025 secara nasional berada di angka 36,10.Capaian tersebut disandingkan dengan mata pelajaran wajib lain yang juga menunjukkan rerata relatif rendah.“Sementara ini rata-rata dari mata pelajaran wajib Bahasa Inggris Wajib, kita lihat rata-ratanya 24,9. Kemudian Matematika Wajib rata-ratanya 36,1,” kata Toni dilansir dari laman Kompas.com pada Jumat .Ia menegaskan, hasil TKA tidak dimaksudkan sebagai dasar pemeringkatan siswa, sekolah, maupun daerah. Nilai tersebut juga tidak digunakan sebagai penentu kelulusan peserta didik.Dilansir dari Antara, secara berurutan, berikut mata pelajaran dengan nilai rata-rata TKA SMA 2025 dari tertinggi hingga terendah:Sementara itu, berikut daftar rata-rata nilai TKA 2025 tingkat SMK untuk seluruh mata pelajaran berdasarkan urutannya:Menurut Toni, hasil TKA justru berfungsi sebagai cerminan capaian kompetensi murid.Data ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi bagi siswa, sekolah, hingga pemerintah daerah dalam merancang perbaikan pembelajaran.“Data ini saya kira akan menjadi bahan evaluasi kebijakan, kemudian penguatan pendampingan untuk seluruh satuan pendidikan, dan juga peningkatan kualitas pembelajaran ke depan,” ujarnya.


(prf/ega)