Pramono Siap Pakai APBD untuk Bongkar Tiang Monorel di Jakarta

2026-01-10 09:55:55
Pramono Siap Pakai APBD untuk Bongkar Tiang Monorel di Jakarta
JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pemerintah provinsi siap membongkar tiang-tiang Monorel Jakarta yang masih berdiri di kawasan Jalan HR Rasuna Said dan Senayan, Jakarta Selatan.Ia menegaskan, bila PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebagai pelaksana proyek tak segera menindaklanjuti permintaan pembongkaran, Pemprov DKI akan turun tangan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD).“Dananya APBD. Pokoknya anggarannya sudah ada,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis .Baca juga: Pramono Ultimatum Adhi Karya Bongkar Tiang Monorel, Tenggat Satu BulanMenurut Pramono, surat resmi kepada Adhi Karya akan dikirim paling lambat awal pekan depan.Surat tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat bersama Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta yang merekomendasikan pembongkaran tiang-tiang bekas proyek monorel itu.“Kemarin sudah kita rapatkan. Dalam waktu paling lama awal minggu depan ini, saya akan menulis surat kepada Adhi Karya untuk meminta kepada Adhi Karya sesuai dengan surat yang disampaikan oleh Kajati Jakarta,” ucap Pramono.Jika hingga batas waktu yang ditentukan tidak ada tindakan dari pihak Adhi Karya, Pramono menegaskan DKI Jakarta akan mengambil alih seluruh proses pembongkaran.Pemerintah daerah juga telah menyiapkan anggaran dalam APBD 2025 untuk pekerjaan tersebut sekaligus penataan ulang kawasan Rasuna Said.Baca juga: Pramono Akui Tak Bisa Tidur Nyenyak karena Proyek Monorel Mangkrak“Kalau Januari nanti DKI membongkar, sekaligus ya kami akan potong, kami bongkar, lalu kita buat pelebaran jalan, pedestrian-nya kita bangun, dan dananya sudah ada. Tahun depan mudah-mudahan Rasuna Said akan menjadi lebih baik,” ungkap dia.Berdasarkan hasil kajian Dinas Perhubungan DKI, pembongkaran tiang monorel dan pelebaran jalan di kawasan Rasuna Said berpotensi menurunkan tingkat kemacetan hingga 14–18 persen.Proyek Monorel Jakarta sendiri telah mangkrak sejak 2007 dan menyisakan puluhan tiang beton di sejumlah titik ibu kota.Struktur yang tidak pernah difungsikan itu kini dinilai mengganggu tata ruang dan estetika kota, serta mempersempit jalur lalu lintas di ruas-ruas utama seperti Rasuna Said dan Senayan.Baca juga: Tiang Monorel di Rasuna Said Akan Dibongkar, Besi Sisa Akan Disimpan


(prf/ega)