Sepakat, Trump Turunkan Tarif untuk Swiss Jadi 15 Persen

2026-01-11 22:17:50
Sepakat, Trump Turunkan Tarif untuk Swiss Jadi 15 Persen
NEW YORK, - Anerika Serikat (AS) dan Swiss telah mencapai kesepakatan dagang. Barang-barang asal Swiss yang masuk ke AS akan dikenakan tarif sebesar 15 persen.Dikutip dari CNBC, Sabtu , hal ini diungkap pemerintah Swiss dalam sebuah unggahan di X. Mereka menambahkan bahwa rincian lebih lanjut akan diumumkan kemudian.Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, perusahaan-perusahaan Swiss telah berjanji untuk berinvestasi sekitar 200 miliar dollar AS di Negeri Paman Sam hingga akhir tahun 2028.Baca juga: Pemerintah Nego agar Pakaian Jadi dan Alas Kaki Dapat Tarif Resiprokal di Bawah 19 Persencanva.com Ilustrasi tarif Trump. Presiden Prabowo dan Presiden Trump sepakat menurunkan tarif ekspor RI ke AS menjadi 19 persen.Investasi tersebut mencakup pendanaan untuk pendidikan dan pelatihan, menurut pernyataan pemerintah Swiss.“Pada dasarnya kami telah mencapai kesepakatan dengan Swiss,” ujar Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer.“Mereka akan mengirimkan banyak manufaktur ke Amerika Serikat, farmasi, peleburan emas, peralatan kereta api, jadi kami sangat antusias dengan kesepakatan itu dan apa artinya bagi manufaktur Amerika," imbuh dia.Greer menambahkan, rincian lebih lanjut tentang kesepakatan dagang tersebut, yang menurutnya “telah benar-benar digarap sejak April,” nantinya akan dipublikasikan di situs web Gedung Putih.Baca juga: Ekspor China ke AS Anjlok, Dampak Tarif Trump Mulai TerasaKesepakatan ini berarti tarif khusus negara yang dikenakan pada barang-barang Swiss akan sama dengan tarif yang dikenakan pada barang-barang yang dibawa ke AS dari Uni Eropa.“Seperti semua kesepakatan presiden, kami mempertahankan tarif,” sebut Greer.“Kami mempertahankan tarif pada negara-negara ini karena kami harus mengendalikan defisit perdagangan. Namun, karena Swiss, misalnya, telah setuju untuk mengelola surplus perdagangannya dengan Amerika Serikat, dalam hal memastikan bahwa barang-barang yang memiliki surplus perdagangan dengan kami, farmasi, emas, dan sebagainya, perusahaan mereka akan membangun di sini, sehingga akan menghilangkan beberapa sumber surplus tersebut," papar dia.


(prf/ega)