Cuaca Ekstrem, Desa Kertasari di Sumbawa Barat NTB Terdampak Banjir Bandang

2026-01-12 05:38:10
Cuaca Ekstrem, Desa Kertasari di Sumbawa Barat NTB Terdampak Banjir Bandang
SUMBAWA, - Cuaca ekstrem hujan deras dan angin kencang yang mengguyur Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat pada Minggu pagi hingga sore.Ini mengakibatkan banjir bandang di Desa Kertasari dan genangan di sejumlah titik wilayah.Beberapa lokasi yang terdampak banjir bandang antara lain Desa Kertasari, genangan yang cukup deras di belakang Hotel IFA, sekitar Puskesmas Taliwang, Jalan raya depan RSUD Asy Syifa, Jorok Tiram, wilayah Balisung Kecamatan Taliwang dan Brang Ene.Genangan air yang terdampak di lokasi-lokasi tersebut dilaporkan cukup mengganggu aktivitas warga serta menghambat arus lalu lintas.Sampai saat ini, belum ada laporan kerusakan berat atau korban jiwa akibat banjir yang diterima dari pihak berwenang.Baca juga: Kisah Warga Hadapi Banjir Aceh Tamiang: Saya Gigit Beras, Minum Air Lumpur, Kayu Luar Biasa MenakutkanWarga Desa Kertasari, Ari (35), menceritakan kejadiannya awal meluapnya air saat dikonfirmasi.Disebutkan, intensitas hujan yang tinggi ditambah kerusakan lingkungan menyebabkan banjir.Selain itu, pendangkalan sungai atau sedimentasi juga menjadi pemicu."Hujan mulai turun jam 7 pagi dan tidak berhenti sampai jam 12. Tiba-tiba air naik cepat, sampai 0,5 meter pukul 15.30 Wita. Kami langsung menyelamatkan barang-barang berharga ke lantai atas rumah panggung," ujarnya.Baca juga: Dampingi Prabowo ke Lokasi Banjir Langkat, Bobby: Warga Keluhkan Air Bersih dan Tanggul JebolSementara itu, warga di sekitar Belisung, Sari (42), mengungkapkan kesulitan dalam beraktivitas akibat banjir dan genangan."Jalanan tergenang air. Semoga segera surut," katanya.Pemerintah mengimbau warga waspada dampak cuaca ekstrem memasuki awal musim penghujan.Warga diminta berhati-hati apabila tinggal di bantahan sungai dan wilayah rawan banjir.Pihak dinas terkait sedang melakukan pengecekan dan pendataan lapangan untuk mengetahui berapa warga terdampak, skala bencana dan mengambil langkah penanggulangan guna memudahkan akses serta keamanan warga.


(prf/ega)