Perang di Perbatasan Terus Berlanjut, 6 Warga Sipil Kamboja Dilaporkan Tewas

2026-01-11 22:27:50
Perang di Perbatasan Terus Berlanjut, 6 Warga Sipil Kamboja Dilaporkan Tewas
- Kementerian Pertahanan Kamboja mengatakan, pasukan Thailand terus menembaki wilayah perbatasan hingga Selasa dan menewaskan dua warga sipil.Dengan demikian, jumlah korban warga sipil Kamboja yang tewas dalam serangan terbaru ini menjadi enam orang.Dikutip dari AFP, militer Thailand melepaskan tembakan ke provinsi perbatasan Banteay Meanchey setelah tengah malam.Baca juga: Izin Istri Pergi Dinas, Pria Ketahuan Terdampar Bersama Selingkuhan Saat Banjir di ThailandAkibatnya, dua warga sipil yang sedang bepergian di Jalan Nasional 54, tewas setelah terkena tembakan.Menteri Informasi Neth Pheaktra mengatakan, sedikitnya empat warga sipil Kamboja tewas akibat penembakan Thailand pada Senin di Provinsi Preah Vihear dan Oddar Meanchey.Tak hanya itu, sekitar sepuluh warga sipil lainnya terluka.Sementara, tentara Thailand mengatakan, seorang prajurit tewas dan 18 lainnya terluka sejak pertempuran baru dimulai pada Minggu .Baca juga: Beda Versi Pertempuran Thailand-Kamboja Terbaru, Malaysia Buka SuaraThailand kemudian melancarkan serangan udara dan menggunakan tank pada Senin.Dikutip dari Independent, Angkatan Udara Kerajaan Thailand (RTAF) menjelaskan, serangan udara tersebut ditujukan pada gudang senjata, pusat komando, dan rute logistik yang dinilai sebagai ancaman langsung."Kamboja telah memobilisasi persenjataan berat, menempatkan kembali unit-unit tempur, dan menyiapkan elemen-elemen pendukung tembakan," kata RTF."Kegiatan-kegiatan itu dapat meningkatkan operasi militer dan menimbulkan ancaman bagi wilayah perbatasan Thailand," tambahnya.Kedua belah pihak saling menyalahkan karena memicu pertempuran baru.Konflik tersebut berpusat pada pertikaian yang telah berlangsung selama seabad mengenai perbatasan yang dibuat selama penjajahan Perancis.Kedua negara mengeklaim beberapa candi yang ada di wilayah perbatasan.Baca juga: Pembukaan SEA Games 2025 Thailand Dibayangi Eror Panitia dan PerangPerdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan, negaranya tidak ingin melihat kekerasan.


(prf/ega)