JAKARTA, - Wakil Ketua Komisi X DPR Lalu Hadrian Irfani (Ari) meminta agar dosen Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM) Amal Said (AS) disanksi tegas usai viral meludahi kasir swalayan.Ari turut mengungkit status Amal Said yang merupakan aparatur sipil negara (ASN)."Karena yang bersangkutan berstatus ASN, sanksi harus ditegakkan secara tegas dan proporsional sesuai peraturan, mulai dari sanksi disiplin ASN, sanksi etik oleh perguruan tinggi, hingga permintaan maaf terbuka, agar menimbulkan efek jera sekaligus menjadi pelajaran bahwa ruang publik dan dunia akademik menuntut sikap beradab, bukan arogansi," ujar Ari kepada Kompas.com, Senin .Ia menegaskan, sikap meludahi tersebut merupakan tindakan yang tidak beradab, merendahkan martabat kemanusiaan, dan sama sekali tidak dapat ditoleransi dalam kehidupan sosial mana pun.Baca juga: Karir 33 Tahun Terancam Usai Viral Ludahi Kasir, Dosen UIM Makassar Minta Damai Secara KekeluargaanDia berpandangan bahwa peristiwa tersebut sangat disayangkan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun."Dosen adalah pendidik sekaligus teladan moral di ruang publik, sehingga sikap arogan, apalagi tindakan meludah kepada pekerja layanan, jelas bertentangan dengan nilai etika akademik, adab sosial, dan martabat profesi pendidik," jelasnya.Maka dari itu, Ari menyebutkan, alasan emosi tidak dapat menjadi pembenaran bagi Amal Said."Alasan emosi tidak bisa dijadikan pembenaran, karena pengendalian diri justru menjadi bagian dari integritas seorang dosen," imbuh Ari.Baca juga: Dosen di Makassar yang Ludahi Kasir Angkat Bicara, Mengaku Tidak DihargaiSebelumnya, Amal Said yang viral usai meludahi kasir swalayan meminta agar kasus bisa diselesaikan secara kekeluargaan.Amal menyampaikan, setelah videonya tersebut viral di berbagai platform media sosial, nama baiknya pun tercoreng hingga karirnya sebagai dosen terancam."Sekarang ini sudah rusak nama saya, bahkan mungkin juga berakibat ke tempat kerja saya ini. Rusak sekali saya ini. Satu detik saya berbuat itu, 33 tahun saya pegawai, mengajar, ribuan mahasiswa saya selesaikan, masa sedetik itu rusak segalanya, tidak sebanding," kata Amal dikonfirmasi Kompas.com, Minggu .Amal juga berharap kasus yang sudah dilaporkan ke pihak kepolisian ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan.Baca juga: Aksi Dosen UIM Makassar Ludahi Kasir Perempuan Berujung Laporan PolisiDia juga menyampaikan, agar kasir wanita berinisial N (21) juga mengakui kesalahannya sehingga masalah tersebut tidak berlarut-larut."Harapan saya, orang itu juga harus sadar, mengakui juga dirinya punya kekhilafan, kita kan manusia bisa saling khilaf dalam kondisi tertentu. Saya tidak mau kasih panjang masalah, kalau bisa diselesaikan baik-baik saja, dosa-dosa saya tanggung sendiri," ujar Amal.Amal menganggap saat peristiwa itu terjadi dirinya sama sekali tidak menyerobot antrean.
(prf/ega)
Legislator Desak Dosen UIM yang Ludahi Kasir Disanksi Tegas: Dia ASN!
2026-01-12 04:02:54
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:27
| 2026-01-12 03:23
| 2026-01-12 02:03
| 2026-01-12 01:41
| 2026-01-12 01:40










































