Kemendikdasmen, Kemenpora, dan DBL Buka Peluang Kolaborasi Olahraga Pelajar

2026-01-11 22:50:52
Kemendikdasmen, Kemenpora, dan DBL Buka Peluang Kolaborasi Olahraga Pelajar
- Indonesia Sports Summit 2025 menjadi momentum positif bagi pengembangan olahraga pelajar Indonesia.Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mempertemukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dengan CEO sekaligus Founder DBL Indonesia, Azrul Ananda, dalam satu forum di ISS 2025 yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu .Keduanya menjadi narasumber dalam konferensi bertemakan "Sport Education, Building the Next Generations of Athletes", yang juga dihadiri Menpora Erick Thohir dan Wamenpora Taufik Hidayat.Bersamaan dengan event ini, Abdul Mu'ti menyebut Kemendikdasmen membuka peluang untuk berkolaborasi dengan DBL Indonesia.Pasalnya, pada pendidikan dasar dan menengah, terdapat dua domain keolahragaan, yaitu olahraga kesehatan dan olahraga prestasi.Baca juga: Indonesia Sports Summit 2025 Resmi Digelar, Wadah Kolaborasi Lintas SektorKeduanya kini sedang didorong untuk dioptimalkan dengan berbagai cara, termasuk kolaborasi lintas sektor karena pengembangannya membutuhkan dukungan banyak pihak, termasuk sektor swasta seperti DBL Indonesia."Terkait olahraga prestasi, kami sedang menyiapkan sejumlah kebijakan pengembangan talenta dan mitigasi bakat keolahragaan sejak dini," kata Abdul Mu'ti."Pengembangannya melalui dua jalur, yaitu sekolah dan luar sekolah," jelasnya.Kesuksesan DBL Indonesia mencetak atlet pelajar (student athletes) membuat Mendikdasmen membuka peluang untuk bekerja sama di masa depan. Apalagi banyak alumni DBL Indonesia yang kini sukses menjadi pebasket profesional yang mentas di IBL dan membela Timnas Indonesia."Kami sangat terbuka ya. Tadi saya contohkan yang sekolah kelas olahraga itu dia kerja sama dengan klub sepak bola," lanjutnya."Jadi satu kelas itu adalah para pemain di klub sepak bola itu yang dia memang kelasnya beda dengan kelas yang lain. Nah ada juga misalnya dulu pernah ada pengalaman juga kerjasama dengan salah satu klub di Inggris."Baca juga: Menpora Erick Thohir Sambangi KONI Pusat, Bahas Sejumlah Agenda Olahraga Nasional"Waktu itu dengan Portsmouth, dia punya program kick and learn. Itu juga sama. Sepak bola tapi juga mengajari bahasa Inggris, mengajari leadership.""Nah yang begini nanti bisa kita replikasi dengan cabang olahraga lain termasuk saya kira dengan DBL apalagi tokoh pentingnya ada di sini," kata Abdul Mu'ti.Sementara itu, CEO DBL Indonesia, Azrul Ananda, menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung program tersebut.


(prf/ega)