Dokumen Hilang atau Rusak? Dirjen Dukcapil Pastikan Layanan Gratis untuk Korban Bencana Sumatera

2026-01-12 11:03:59
Dokumen Hilang atau Rusak? Dirjen Dukcapil Pastikan Layanan Gratis untuk Korban Bencana Sumatera
- Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menegaskan bahwa pengurusan dokumen yang hilang atau rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor Sumatera tidak dikenakan biaya alias gratis.Hal tersebut dikatakan Teguh saat menjelaskan pemulihan layanan administrasi kependudukan (adminduk) di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.Ia menyampaikan, pelayanan Dukcapil di tiga provinsi tersebut akan dilaksanakan dengan mudah, cepat, tepat, dan akurat.“Kami sadar betul pelayanan ini sangat dibutuhkan,” ujar Teguh saat dihubungi Kompas.com, Selasa .Baca juga: Update Banjir Sumatera: Korban Jiwa 969 Orang, Hilang Berkurang Jadi 252 OrangTeguh menjelaskan, Ditjen Dukcapil mengerahkan sembilan tim ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mulai Kamis .Tiga tim akan dikirim ke masing-masing provinsi untuk membantu pelayanan adminduk di lokasi bencana.Pasalnya, beberapa kantor Dinas Dukcapil di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat ada yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.Kondisi tersebut menyebabkan air dan lumpur masuk ke kantor bahkan merusak alat perekaman KTP elektronik.Baca juga: Mirwan MS Akhirnya Buka Suara Usai Diberhentikan Sementara karena Pergi Umrah Saat Banjir“Dokumen kependudukan itu adalah hal esensial yang sangat diperlukan oleh warga, perlu ada penggantian segera (jika hilang atau rusak),” ujar Teguh.“Tapi, kita juga mengetahui bahwasanya selain masalah dokumen di beberapa kabupaten, baik yang di Aceh dan Sumatera Utara khususnya bahkan kantor Dinas Dukcapil-nya pun menjadi korban. Ada yang terendam sampai sekian meter masuk lumpur dan sebagainya,” tambahnya.Teguh menjelaskan, tim yang diterjunkan ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dibekali dengan sejumlah perlengkapan untuk membantu warga mengurus dokumen kependudukan yang hilang atau rusak.Peralatan yang dibawa sesuai dengan hasil rapat antara Ditjen Dukcapil dengan Dinas Dukcapil di tingkat provinsi dan kota/kabupaten di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.Sebagai contoh, Ditjen Dukcapil akan membawa peralatan machine to machine (M2M) jika jaringan di lokasi bencana belum stabil.Baca juga: Tangis Mualem Pecah Saat Singgung Bupati Karaoke di Tengah Banjir: Cengeng, Balik Kanan SajaDitjen Dukcapil juga akan membawa Starlink bila jaringan masih belum berfungsi.“Tapi, kami juga berharap bahwasanya paling tidak PLN atau listriknya sudah berfungsi karena itu juga sangat dibutuhkan,” ungkap Teguh.Selain itu, Ditjen Dukcapil juga akan mengerahkan mobil enrollment dengan jumlah blangko KTP elektronik yang memadai untuk melayani kebutuhan warga.“Nanti kami dari Dukcapil pastinya bersama dengan Dinas Dukcapil setempat untuk bersama-sama melakukan pelayanan adminduk kepada masyarakat terkait dengan dokumen-dokumen tersebut sambil mendorong agar Dinas Dukcapil setempat nantinya bisa melaksanakan tugas pokok fungsinya kembali,” kata Teguh.Baca juga: Mirwan MS Akhirnya Buka Suara Usai Diberhentikan Sementara karena Pergi Umrah Saat Banjir


(prf/ega)