Dari Demam Labubu hingga Birkin Termahal, Ini Catatan Fashion di 2025

2026-01-10 10:03:56
Dari Demam Labubu hingga Birkin Termahal, Ini Catatan Fashion di 2025
- Tahun 2025 menjadi titik balik bagi dunia mode global. Setelah beberapa tahun didominasi estetika quiet luxury yang minimalis dan nyaris tanpa ekspresi, industri fashion akhirnya kembali merayakan keberaniannya. Tahun ini, industri fashion kembali menjadi medium ekspresi yang bebas, emosional, dan penuh kejutan.Mulai dari gantungan tas Labubu, kebangkitan aksesori ekstrem, hingga dominasi algoritma kecerdasan buatan (AI), berikut perubahan fashion paling menonjol sepanjang 2025.Baca juga: Bukan Sekadar Ikut Tren, Ini Gaya Fashion Gen Z yang Mendominasi 2025In Style Boneka Labubu. Fenomena mainan Labubu di Afghanistan ini bukan hanya sekadar tren populer, tetapi juga mencerminkan perubahan ekonomi, budaya, dan pola konsumsi masyarakat Afghanistan.Salah satu fenomena paling mencolok di tahun 2025 adalah naiknya popularitas Labubu, karakter peri nakal berbulu ciptaan seniman Hong Kong, Kasing Lung.Awalnya sekadar koleksi mainan Pop Mart, Labubu bertransformasi menjadi simbol status di dunia mode setelah terlihat menghiasi tas selebritas global seperti Lisa BLACKPINK hingga Rihanna.Dilansir Channel News Asia (CNA), Selasa , kemunculan Labubu membuka gerbang tren bag charms secara masif. Gantungan tas dari rumah mode ternama seperti Bottega Veneta, Burberry, hingga Loewe berlomba menghiasi tas tangan mewah. Fenomena ini menandai pergeseran besar dari kemewahan yang tenang menuju maksimalisme yang menyenangkan, di mana aksesori kecil justru menjadi pusat perhatian.Baca juga: Naomi Osaka Bawa Boneka Labubu Penuh Kristal ke US OpenDisadur dari AOL, 2025 menjadi tahunnya aksesori tampil dominan. Kalung mutiara berukuran besar, perhiasan eksentrik, hingga aksesori personal seperti dompet yang dikenakan sebagai kalung menjadi pemandangan umum di runway Paris hingga Milan.Desainer seperti Saint Laurent menghidupkan kembali semangat era 1980-an dengan aksesori chunky, sementara Vaquera menghadirkan mutiara berukuran ekstrem dengan sentuhan teatrikal. Aksesori tak lagi sekadar pelengkap, melainkan pembuka percakapan dan penanda identitas personal pemakainya.Dok. AFP/ALAIN JOCARD Tas Hermes Birkin yang dulu dimiliki oleh aktris dan penyanyi Inggris-Perancis, Jane Birkin. Tas ini dilelang oleh Sotheby's sebagai bagian dari penjualan lelang Fashion Icons. Birkin telah menjadi ikon desain modern yang sangat eksklusif sehingga Hermes hanya menawarkannya kepada klien-klien setianya, dengan harga mulai dari 10.000 dollar Amerika Serikat (sekitar Rp 162,1 juta).Tahun 2025 juga mencatat sejarah ketika prototipe tas Birkin pertama milik Jane Birkin terjual seharga €8,58 juta di lelang Sotheby’s Paris, menjadikannya tas termahal yang pernah dilelang. Namun, di balik sensasi tersebut, muncul ketegangan soal budaya resale dan eksklusivitas.


(prf/ega)