Bahlil Klaim Pemulihan Listrik Capai 97 Persen, Warga Aceh Besar: Belum Nyala!

2026-01-12 04:51:17
Bahlil Klaim Pemulihan Listrik Capai 97 Persen, Warga Aceh Besar: Belum Nyala!
BANDA ACEH, – Sudah 12 hari listrik di rumah Reza Munawir (39), warga Kabupaten Aceh Besar, belum menyala. Dalam kondisi tersebut, Reza terpaksa pulang-pergi ke warung kopi untuk mengisi daya perangkat kerjanya agar tetap bisa beroperasi.Ayah dua anak ini mengungkapkan, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh memang tidak terdampak langsung banjir. Namun, dua wilayah itu terkena imbas berupa padamnya jaringan listrik dan internet.Selama pemadaman berlangsung, mobilitas warga terganggu. Banyak warung makan tutup dan sebagian wilayah juga mengalami gangguan air bersih."Pak Bahlil, lampu di rumah saya belum menyala," ujar Reza kesal.Baca juga: Bahlil Pastikan Listrik di Aceh Menyala Malam Ini, Pemulihan Capai 97 PersenKekesalan itu muncul setelah Reza membaca pernyataan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang menyebut pemulihan jaringan listrik telah mencapai 97 persen.Reza mengatakan, saat malam hari desa-desa di Aceh Besar dan Kota Banda Aceh gelap. Warga terpaksa mencari penerangan ke warung kopi yang menggunakan genset."Di warkop hidup karena pakai genset. Itupun harus cepat perginya, kalau telat pasti penuh," ujarnya.Hal serupa dirasakan Dani Randi, warga Kota Banda Aceh. Di wilayahnya, listrik kini menyala secara bergilir setelah sebelumnya padam total."Tapi hidupnya sebentar, matinya lama. Belum sempat hidupin air, istri masak di dapur, lampu sudah mati lagi," katanya.Baca juga: Korban Banjir Aceh Tamiang Banyak Mengalami Luka Infeksi, Terluka Benda TajamDani dan istrinya yang memiliki usaha konveksi terpaksa membeli genset agar usaha tetap berjalan meski biaya operasional meningkat."Gimana lagi, walaupun kondisi seperti ini usaha tetap harus jalan, walaupun pengeluaran lumayan banyak," ujarnya.Dani sempat lega saat mendengar kabar listrik akan segera pulih. Ia mendapat informasi bahwa listrik bakal normal mulai Sabtu , namun hingga Minggu belum juga menyala normal."Tadi juga saya lihat di televisi kata Pak Bahlil malam ini lampu bakal menyala, kita tunggu saja. Semoga benar-benar hidup, kami sudah sulit, jangan dibohongi," tuturnya.Kondisi serupa dirasakan Fira, warga kawasan Krueng Cut, Baet, Aceh Besar. Selain listrik padam, air PDAM di rumahnya tidak mengalir selama lebih dari sepekan."Saat malam hari kompleks kami gelap sunyi. Ketika pagi hari suami saya cari air, kadang ke masjid dan juga rumah saudara. Bukan untuk mandi, tapi secukupnya saja untuk kebutuhan buang air kecil dan besar," katanya.


(prf/ega)