Terima Audiensi Apdesi Merah-Putih, Wamentrans Viva Yoga Siap Jalin Kolaborasi

2026-01-12 02:51:40
Terima Audiensi Apdesi Merah-Putih, Wamentrans Viva Yoga Siap Jalin Kolaborasi
- Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menerima audiensi 12 perangkat desa dan kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah-Putih.Audiensi untuk mendengarkan sejumlah aspirasi dari Apdesi Merah-Putih ini berlangsung di Kantor Kementerian Transmigrasi (Kementrans), Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa .Salah satu aspirasi disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Apdesi Merah-Putih Anwar Sadat. Ia mengutarakan keinginannya agar desa-desa di kawasan transmigrasi mendapatkan pendampingan dan dukungan sesuai dengan kebutuhan, masalah, dan potensi yang dimiliki.Baca juga: Kementrans Monitoring Kawasan Transmigrasi Terdampak Banjir SumateraAnwar berharap, Kementrans dapat memfasilitasi kerja sama pada bidang ekonomi, sosial, dan budaya bertema "Desa Sejahtera Merah-Putih yang Kuat"."Kami siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementrans," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin .Untuk mewujudkan hal tersebut, pemberdayaan aparatur desa di kawasan transmigrasi perlu diperkuat, agar kerja sama lintas sektor dapat berjalan optimal sesuai harapan Apdesi Merah-Putih.Baca juga: Ajak Apdesi Bersinergi, Bupati Bogor: Kalau Jalan Sendiri, yang Terjadi BenturanMenanggapi aspirasi yang disampaikan Anwar, Wamentrans Viva Yoga menegaskan bahwa Kementrans siap berkolaborasi dan bersinergi dengan Apdesi Merah-Putih.Pasalnya, ia meyakini bahwa lahirnya desa di kawasan transmigrasi membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Apdesi Merah-Putih.Oleh karena itu, Kementrans di kawasan transmigrasi juga telah bermitra dengan Perhimpunan Anak Transmigrasi Republik Indonesia (PATRI).Baca juga: Terima Pin PATRI, Menteri Transmigrasi Ajak Transmigran Sukseskan Program-program Kementerian"Pasti ada anggota PATRI yang menjadi anggota atau pengurus Apdesi Merah-Putih," tegas Viva Yoga.Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa desa di kawasan transmigrasi memiliki banyak tipologi dan keragaman, misalnya ada desa yang sudah mandiri, maju, berkembang, dan perlu pembinaan.Di tengah perbedaan tersebut, Viva Yoga menilai, Apdesi Merah-Putih memiliki peran vital dalam pengembangan kelembagaan ekonomi, produk-produk unggulan, dan infrastruktur, serta pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), untuk menunjang kualitas kawasan transmigrasi.Baca juga: Di Sekolah Pimpinan HMI, Wamentrans Viva Yoga Sosialisasikan Tujuan TransmigrasiIa menambahkan, seluruh program transmigrasi merupakan turunan dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. “Di antara Asta Cita itu adalah membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan”, kata Viva Yoga.Selain itu, ia juga menyepakati perlunya penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementrans dan Apdesi Merah-Putih untuk menjadikan organisasi ini sebagai mitra resmi Kementrans.Baca juga: Kementrans Serahkan 402 SHM untuk Transmigran di Muna dan Muna BaratSebagai informasi, program transmigrasi yang berjalan sejak masa Presiden Soekarno hingga Presiden Prabowo telah melahirkan 1567 desa, 466 kecamatan, 116 kabupaten, dan 3 provinsi.


(prf/ega)