BANGKALAN, – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di SDN Lerpak 2, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, hingga kini masih berlangsung terbatas.Sekolah tersebut disegel oleh pemilik tanah akibat sengketa lahan. Dengan begitu, ratusan siswa harus belajar di luar area sekolah.Kepala SDN Lerpak 2, Junaidi, mengatakan para guru tetap berupaya memberikan pelajaran meski kondisi tidak ideal.Para siswa kini belajar di teras dan mushala milik warga yang bersedia meminjamkan tempat."Ya KBM berjalan apa adanya, siswa belajar lesehan di lantai," ujarnya, Sabtu .Baca juga: Guru Banting Nasi Kotak di Kampar Viral, Kepala Sekolah Dicopot dan Dugaan Pungli TerbongkarMeski tidak belajar di kelas, tingkat kehadiran siswa disebut tetap penuh."Alhamdulillah, semuanya selalu hadir dan masuk untuk belajar," jelasnya.Seluruh siswa juga tetap mengenakan seragam lengkap berikut atribut sekolah meskipun mereka tidak bisa memasuki lingkungan SDN Lerpak 2 yang masih disegel.Junaidi menambahkan, sejauh ini tidak ada wali murid yang berminat memindahkan anak mereka ke sekolah lain."Sampai saat ini semuanya masih belajar dan tidak ada yang berencana pindah," ungkapnya.Penyegelan sekolah berdampak signifikan terhadap proses belajar.Para guru tidak bisa menggunakan alat peraga dan fasilitas pembelajaran lainnya karena seluruhnya berada di dalam gedung sekolah."Alat peraga di sekolah. Kemarin hanya bisa bawa buku pelajaran sebagian dan laptop. Selain itu bawa printer untuk kegiatan administrasi," pungkasnya.Sebelumnya, sebanyak 230 siswa SDN Lerpak 2 terpaksa belajar di teras dan mushala warga sejak sekolah disegel ahli waris pada Senin .Kondisi ini semakin memprihatinkan karena wilayah tersebut sering diguyur hujan, sementara para siswa dalam waktu dekat akan menghadapi ujian tengah semester.
(prf/ega)
Sekolah Disegel, Siswa SDN Lerpak 2 Belajar Lesehan di Mushala dan Teras Rumah
2026-01-11 22:54:42
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 22:42
| 2026-01-11 21:49
| 2026-01-11 21:16










































