Kepsek SD Tasikmalaya Cabuli 5 Remaja Putri di Pangandaran, Disdik Siapkan Plt

2026-01-12 12:07:23
Kepsek SD Tasikmalaya Cabuli 5 Remaja Putri di Pangandaran, Disdik Siapkan Plt
TASIKMALAYA, - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membenarkan pria berinisial UR (55) yang digerebek warga karena mencabuli 5 remaja putri di Pangandaran merupakan pegawai negeri sipil (PNS) aktif dan menjabat sebagai kepala sekolah sekolah dasar negeri.Kasus tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya karena para korbannya merupakan anak di bawah umur dengan rata-rata usia 14 tahun.Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya, Ahmad Solihin, mengatakan pihaknya tengah membahas penggantian pelaku dengan pelaksana tugas agar proses pendidikan di sekolah tetap berjalan.“Benar, pelaku adalah salah satu pejabat kepala sekolah SD negeri di Kecamatan Jatiwaras di Kabupaten Tasikmalaya. Dinas Pendidikan telah berkoordinasi dengan BKPSDM Kabupaten Tasikmalaya untuk sanksi dan prosesnya seperti apa, menunggu inkrah kasus hukumnya,” kata Ahmad saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin .Baca juga: Kepsek SD Tasikmalaya Diduga Cabuli 5 Remaja Putri Dalam Kamar Hotel di PangandaranAhmad menambahkan, pembahasan detail terkait sanksi akan ditangani oleh bidang lain di dinasnya. Sementara itu, pihaknya memastikan kegiatan belajar mengajar di SDN Linggaputra, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, tetap berlangsung normal.“Harus, tentu. Saya hanya memastikan bahwa proses belajar para murid di SD itu tetap berjalan dan jangan pernah terganggu dengan kasus ini,” tambah dia.Ahmad mengaku kasus tersebut sangat mengagetkan dunia pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya. Ke depan, peristiwa ini akan menjadi perhatian serius bagi kepala sekolah, guru, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan di wilayah tersebut.“Tentu, nanti akan ada arahan khusus bagi seluruh kepala sekolah dan para guru dari dinas dan Pemkab Tasikmalaya. Ini sangat serius sekali,” ujar dia.Sebelumnya, seorang kepala sekolah salah satu SD negeri di Kabupaten Tasikmalaya berinisial UR (55) digerebek warga saat diduga mencabuli 5 remaja putri di sebuah kamar hotel di kawasan Pantai Pangandaran, Kamis .Pelaku yang berstatus PNS aktif disebut telah dua hari menginap di Pangandaran bersama 5 remaja putri di bawah umur asal Kota Tasikmalaya dengan usia rata-rata 14 tahun.Ketua Forum Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah Provinsi Jawa Barat, Ato Rinanto, membenarkan laporan tersebut dan menyayangkan kejadian itu.“Iya betul, laporan yang kami terima bahwa pelakunya adalah seorang kepala sekolah SD negeri di Kabupaten Tasikmalaya. Kelima korban remaja putri di bawah umurnya adalah warga Kota Tasikmalaya. Kejadiannya di salah satu kamar hotel Pantai Pangandaran,” kata Ato saat ditemui di kantornya, Jumat .Ato menjelaskan, kasus tersebut terungkap setelah salah satu korban berteriak dan berhasil melarikan diri untuk meminta pertolongan warga sekitar penginapan. Warga kemudian menggerebek kamar pelaku dan mendapati empat korban lainnya berada di dalam kamar.Pelaku sempat menjadi sasaran kemarahan warga sebelum akhirnya diamankan dan dibawa ke Polres Pangandaran untuk menjalani proses hukum.“Mengingat kejadian ini terjadi di Pangandaran dan pelaku serta para korban berasal dari Tasikmalaya, kami akan melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan Polres Pangandaran dalam penanganan kasusnya,” kata Ato.


(prf/ega)