- Anda mungkin mengira, musim berjalan dalam ritme yang sederhana dan seragam: musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin.Tapi, penelitian terbaru menunjukkan bahwa musim di Bumi tidak selalu berjalan serempak.Musim semi, musim panas, musim gugur, dan musim dingin ternyata bisa terjadi dengan ritme yang berbeda di wilayah yang letaknya berdekatan.Penelitian yang diterbitkan jurnal Nature pada Agustus 2025 mengungkap bahwa perubahan musim ternyata tidak sinkron.Baca juga: Layanan Antar di Norwegia Gunakan Drone, Jaga Makanan Tetap Panas di Musim DinginBeberapa wilayah, meski berdekatan dan berada belahan Bumi yang sama, ketinggian yang sama, dan garis lintang yang sama belum tentu menjamin keduanya mengalami perubahan musim yang sama di waktu yang sama.Fenomena ini mirip dengan pembagian zona waktu yang dapat memisahkan dua tempat yang saling berdekatan. Bedanya, perbedaan musim ditentukan oleh wilayah itu sendiri.Para ilmuwan di Universitas California, Berkeley awalnya mengetahui hal tersebut dari pengamatan musim di Bumi melalui luar angkasa.Mereka menggunakan data satelit selama 20 tahun yang mengidentifikasi wilayah global di mana pola musiman sangat tidak sinkron."Musim seringkali dianggap sebagai ritme sederhana, musim dingin, musim semi, musim panas, musim gugur tetapi penelitian kami menunjukkan bahwa kalender alam jauh lebih kompleks," kata ahli biogeografi sekaligus penulis utama Drew Terasaki Hart, dilansir dari Science Alert.Umumnya, ketidaksinkronan tersebut terjadi di wilayah dengan keanekaragaman hayati yang tinggi.Baca juga: Plafon Rumah Bocor dan Rembes Saat Musim Hujan, Apa Penyebabnya? Ini Kata Dosen UNSPeneliti menduga, perbedaan musim wilayah satu dengan lainnya di waktu yang sama disebabkan karena variabilitas pola cuaca yang lebih besar sehingga mendorong keanekaragaman vegetasi yang lebih besar pula di habitatnya.Sebagai contoh, jika sumber daya alam di dua habitat yang berdekatan tersedia pada waktu yang berbeda dalam setahun, hal itu dapat membentuk ekologi dan evolusi flora dan fauna di setiap tempat.Akibatnya, suatu spesies di sebuah habitat dapat mencapai musim reproduksinya sebelum atau setelah spesies yang sama di habitat yang berdekatan, sehingga mencegah perkawinan silang.Kondisi ini terjadi di dua kota di Arizona, Phoenix dan Tucson, Pusat-pusat perkotaan ini hanya berjarak 160 kilometer (km), namun ritme iklim tahunan mereka berada pada gelombang yang sangat berbeda.Tucson mengalami curah hujan tertinggi selama musim monsun musim panas, sedangkan Phoenix menerima sebagian besar hujannya pada Januari,
(prf/ega)
Studi Ungkap Musim di Bumi Ternyata Tidak Sinkron, Apa yang Terjadi?
2026-01-11 14:35:02
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 14:37
| 2026-01-11 14:07
| 2026-01-11 13:41
| 2026-01-11 13:29
| 2026-01-11 12:43










































