- Meski dorongan untuk perdamaian terus digaungkan, perang tetap pecah. Sepanjang 2025, dunia mengalami konflik mematikan yang merenggut ribuan jiwa.Tahun 2025 masih menjadi periode penuh gejolak dalam dinamika geopolitik global, ditandai pecahnya sejumlah perang dan konflik bersenjata di berbagai kawasan mulai dari Timur Tengah, Asia Selatan, hingga Eropa Timur.Berikut daftar perang dahsyat yang pecah sepanjang 2025 sebagaimana dilansir dari berbagai sumber.Baca juga: Perang Teknologi AS-China Memuncak, Washington Larang Drone DJI DijualPerang Iran-Israel pecah pada 13 Juni 2025 dan berlangsung selama. Pertempuran bermula ketika Israel melancarkan serangan udara sekaligus operasi-intelijen yang diberi sandi Operasi Rising Lion.Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kala itu mengatakan, serangan tersebut dimaksudkan untuk melumpuhkan senjata nuklir Iran.Serangan Israel tersebut juga menewaskan para perwira tinggi militer Iran dan sejumlah ilmuwan nuklir.Iran pun langsung membalas serangan Israel dengan serentetan serangan rudal.Setelah itu, kedua belah pihak saling jual-beli serangan selama lebih dari sepekan. Korban berjatuhan dari kedua belah pihak.AS melibatkan diri dalam perang dengan melancarkan serangan udara pada 22 Juni dini hari ke tiga situs nuklir Iran.Situasi semakin rumit, dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menyerang Iran lebih kuat jika tidak mau menyerah. Pada 24 Juni, Trump mengumumkan bahwa kedua belah pihak sepakat untuk gencatan senjata yang kemudian dikonfirmasi oleh kedua belah pihak.Perang ini menewaskan 1.190 orang dan melukai lebih dari 4.000 orang di Iran. Selain itu, serangan Israel juga membunuh sejumlah tokoh penting Iran.Di sisi lain, serangan Iran menewaskan 28 orang dan menyebabkan 3.238 orang dirawat di rumah sakit karena luka-luka.Baca juga: Kamboja Minta Malaysia Jadi Juru Damai Lagi dalam Perang Lawan ThailandAFP/AAMIR QURESHI Jet tempur JF-17 Thunder Pakistan buatan China saat terbang dalam parade militer di Islamabad, 23 Maret 2018.Perang India-Pakistan yang terbaru pecah pada 7 Mei. Konflik ini berlangsung cukup singkat, kedua belah pihak sepakat berhenti melepaskan serangan pada 10 Mei.Pemicu krisis berawal dari serangan teroris 22 April di Pahalgam, Kashmir yang dikelola India, dan menewaskan 26 turis. India menuding ada peran Pakistan dan langsung meluncurkan serangan pada 7 Mei terhadap sembilan lokasi di Pakistan. Laporan menyebut India menggunakan amunisi artileri berpemandu presisi, munisi yang dijatuhkan drone, serta senjata jarak jauh termasuk rudal jelajah.Konflik juga berlangsung di udara, di mana Pakistan mengrklaim menembak jatuh sejumlah pesawat India. Beberapa jet tempur India dilaporkan jatuh.Perang juga melibatkan duel drone dan serangan jarak jauh. Pakistan disebut meluncurkan gelombang serangan drone.
(prf/ega)
Daftar Perang Paling Dahsyat Sepanjang 2025, Ada Dekat Indonesia
2026-01-11 03:31:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:11
| 2026-01-11 03:57
| 2026-01-11 02:59
| 2026-01-11 01:50










































