Pemkab Bengkulu Selatan Tanggung Biaya Pengobatan 5 Petani Ditembak dan Karyawan Perusahaan yang Luka

2026-01-11 03:48:53
Pemkab Bengkulu Selatan Tanggung Biaya Pengobatan 5 Petani Ditembak dan Karyawan Perusahaan yang Luka
BENGKULU, - Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, menyatakan Pemda Bengkulu Selatan menanggung semua biaya pengobatan lima petani yang tertembak dan karyawan mengalami luka kritis akibat kisruh perkebunan sawit pada Senin ."Saya sudah instruksikan ke jajaran selesaikan biaya pengobatan gratis kepada lima peta dan karyawan perusahaan. Bentuk kenyamanan atas keprihatinan pada konflik sosial ini," kata Rofai Tajudin, di kantor bupati, Rabu .Baca juga: Kronologi Tertembaknya Lima Petani di Bengkulu Versi PerusahaanRifai menjelaskan, beberapa korban yang sudah dipulangkan dan terlanjur membayar pengobatan sendiri maka uangnya diganti oleh Pemda."Saya ambil datanya, uang yang sudah dibayar oleh korban secara mandiri kami kembalikan dan ganti dengan tidak merugikan rumah sakit," jelasnya.Baca juga: 5 Petani di Bengkulu Selatan Ditembak Sekuriti Perusahaan Sawit, Walhi Minta InvestigasiBahkan, pasien yang dirujuk ke rumah sakit di Kota Benglulu juga ditanggung oleh Pemda."Korban dari petani, korban dari perusahaan semua ditanggung oleh Pemda," ungkapnya.Baca juga: Kronologi Penembakan Lima Petani di Bengkulu Versi PolisiMenyoal penyelesaian konflik antara masyarakat dan perusahaan, Rifai menyatakan akan secepatnya mencari solusi dalam waktu satu bulan."Kami bersama polisi, BPN, DPRD, kejaksaan, dan banyak unsur bersepakat membentuk tim penyelesaian. Kami upayakan penyelesain perkara secara adil," ujarnya.Diberitakan sebelumnya, Senin lima petani tertembak oleh keamanan perusahaan perkebunan kelapa sawit. Dari pihak perusahaan satu karyawan mengalami luka dan kritis di rumah sakit.


(prf/ega)