Mensos dan Mendiktisaintek Teken MoU, Siswa Sekolah Rakyat Bisa Dapat Beasiswa Kuliah

2026-01-11 15:19:15
Mensos dan Mendiktisaintek Teken MoU, Siswa Sekolah Rakyat Bisa Dapat Beasiswa Kuliah
JAKARTA, - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Brian Yuliarto menandatangani Adendum Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Tugas Fungsi Bidang Sosial, Pendidikan Tinggi, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi.MoU ini merupakan bagian dari hilirisasi siswa Sekolah Rakyat (SR) agar dapat melanjutkan pembelajaran ke perguruan tinggi dengan menggunakan beasiswa."Lulusannya ada dua sesuai arah Presiden. Yang memang ingin kuliah, nanti kita perlu kerja sama sama Bapak (Brian) hari ini. Yang ingin bekerja, kita akan kerja sama dengan banyak kementerian, lembaga, maupun juga yang dari swasta," kata Gus Ipul, di kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Selasa .Baca juga: Pemerintah Targetkan Bangunan Baru Sekolah Rakyat Rampung Pertengahan 2026Mensos mengatakan saat ini terdapat 6.000 lebih siswa SMA Sekolah Rakyat yang akan lulus pada tahun 2028.Bagi siswa SD dan SMP yang berstandar cukup akan masuk ke sekolah Garuda, siswa lainnya akan melanjutkan ke SMA Sekolah Rakyat."Bagi siswa yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi, mereka akan diarahkan menjadi pekerja terampil di dalam negeri maupun keluar negeri. Kami sudah bekerja sama dengan Kemenaker dan kementerian lainnya," tuturnya.Sebelum melanjutkan ke pendidikan tinggi, para siswa Sekolah Rakyat bisa mengetahui minat bakat mereka melalui tes DNA Talent.Baca juga: Menag Yakin Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda Tingkatkan Kesejahteraan Guru"Untuk mengetahui minat bakat mereka, pada kesempatan awal ini kita membuat tes DNA talent menggunakan teknologinya Pak Ary Ginanjar," kata Gus Ipul.Dari hasil DNA Talent, ada beberapa rekomendasi profesi dan bidang bagi para siswa. Misalnya, ada siswa yang direkomendasikan untuk mengambil jurusan di bidang kesehatan dan teknik.Dalam kesempatan yang sama, Mendikti Saintek Brian Yuliarto menuturkan, calon mahasiswa dari Sekolah Rakyat akan diprioritaskan dalam beasiswa KIP-K."Tadi kami sudah bicarakan juga, tentu karena adik-adik ini berasal dari Desil 1 dan 2, itu yang juga memenuhi standar untuk diberikan beasiswa KIP-K (Kartu Indonesia Pintar Kuliah). Sehingga mereka dapat dipastikan akan menerima beasiswa itu," jelas Brian.Brian menyebut, siswa Sekolah Rakyat tetap harus memenuhi standar masuk perguruan tinggi, karena untuk itu mereka perlu pendampingan."Justru yang akan kami lakukan adalah pendampingan supaya tidak salah memilih jurusan sesuai keinginan mereka," jelas dia.


(prf/ega)