- Kamboja resmi menarik seluruh delegasinya dari pertandingan internasional SEA Games 2025 yang dilaksanakan di Thailand. Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC), Vath Chamroeun resmi memberikan surat penarikan kepada Kepala Eksekutif Federasi Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEAGF), Chaiyapak Siriwat pada Rabu pukul 10.30 waktu setempat. Sebelumnya, Kamboja mengirimkan 110 delegasi untuk mengikuti 12 cabang olahraga dan sempat menarik delegasinya dari 9 cabang olahraga pada November lalu termasuk diantaranya sepak bola dan voli.Meski memutuskan mundur, perwakilan Kamboja tetap hadir dalam upacara pembukaan pertandingan yang digelar pada Selasa di Bangkok, Thailand.Lantas, apa yang membuat Kamboja menarik kontingen atau delegasinya dari pertandingan SEA Games 2025?Baca juga: Konflik Thailand dan Kamboja Kembali Pecah, Ribuan Warga Mengungsi, Anak-anak Ikut TerdampakDilansir dari AFP, Kamboja menarik seluruh kontingennya dari SEA Games 2025 karena alasan keamanan menyusul meningkatnya konflik perbatasan dengan Thailand.Bentrokan yang kembali terjadi di wilayah perbatasan telah menewaskan setidaknya 11 tentara dan warga sipil dari kedua negara, sementara gencatan senjata yang sebelumnya ditengahi Amerika Serikat kembali runtuh.Keputusan tersebut disampaikan oleh Ketua Komite Olimpiade Nasional Kamboja (NOCC), Vath Chamroeun, melalui surat resmi kepada Federasi SEA Games.Chamroeun menjelaskan, penarikan ini dilakukan setelah menerima desakan dari keluarga para atlet yang khawatir akan keselamatan kerabat mereka.“Karena adanya kekhawatiran serius dan permintaan dari keluarga para atlet kami untuk segera memulangkan kerabat mereka, NOCC harus menarik seluruh delegasi kami dan mengatur kepulangan mereka ke Kamboja secepatnya demi alasan keamanan," tulis Chamroeun dalam surat tersebut.Selain desakan keluarga atlet, memanasnya kembali hubungan Thailand–Kamboja memperburuk kondisi.Pertempuran yang pecah pada minggu ini meluas hingga ke lima provinsi di kedua negara dan menyebabkan lebih dari 500.000 warga mengungsi.Bentrokan tersebut diketahui menjadi yang paling mematikan sejak lima hari pertempuran pada Juli lalu.Baca juga: KBRI Phnom Penh Imbau WNI Waspada Terkait Ketegangan Kamboja dan ThailandChamroeun menambahkan bahwa keputusan ini diambil dengan berat hati, dan ia menyampaikan apresiasi terhadap pelayanan serta sportivitas yang diberikan penyelenggara kepada atlet Kamboja.NOCC juga akan berkoordinasi dengan SEAGF untuk mengatur kepulangan para atlet.Sebelumnya, kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi di Kuala Lumpur pada Oktober sempat berhenti pada November setelah ranjau darat meledak dan melukai tentara Thailand.Situasi kembali memanas pada Minggu menyusul laporan baku tembak antara pasukan Kamboja dan Thailand di perbatasan timur laut.Baca juga: Chen Zhi, Buronan Paling Dicari di Asia, Diduga Raup Rp 232,5 T dari Perusahaan Scam di Kamboja
(prf/ega)
Alasan Kamboja Tarik Atlet dari SEA Games 2025: Ada Kekhawatiran Serius dan Permintaan Keluarga
2026-01-11 04:07:44
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 03:14
| 2026-01-11 02:42
| 2026-01-11 01:48
| 2026-01-11 01:35










































