Cek Swakelola Revitalisasi di SMPN 2 Ngawen, Kemendikdasmen Temukan Jendela Toilet Tak Bisa Ditutup

2026-01-11 03:22:52
Cek Swakelola Revitalisasi di SMPN 2 Ngawen, Kemendikdasmen Temukan Jendela Toilet Tak Bisa Ditutup
BLORA, - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan revitalisasi satuan pendidikan di SMPN 2 Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Kamis .Sekolah yang terletak di Desa Rowobungkul, Kecamatan Ngawen ini menerima bantuan pemerintah program revitalisasi satuan pendidikan sebesar Rp 1,7 miliar.Mariman Darto, Staf Ahli Manajemen Talenta Kemendikdasmen RI, yang memimpin monev tersebut, mengungkapkan bahwa progres revitalisasi sudah mencapai 93 persen. "Saya yakin paling tidak akhir bulan ini semuanya sudah selesai," ucapnya di sela-sela kegiatan.Baca juga: Melihat Balon Udara di Area Candi Ngawen Magelang Saat Libur WaisakRevitalisasi di SMPN 2 Ngawen mencakup rehabilitasi gedung sekolah, pembangunan gedung unit kesehatan sekolah (UKS), serta pembangunan toilet.Proses revitalisasi yang menggunakan sistem swakelola ini diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat setempat dengan memanfaatkan pekerja lokal dan usaha kecil mikro menengah (UMKM) lokal."Ini juga penting untuk melihat efek pengganda atau multiplier efek," tambah Dr. Mariman.Baca juga: Antar Dokumen Pembangunan Pasar Ngawen ke Kementerian PUPR, Bupati Blora Harap Pembangunan Cepat TerealisasiSebanyak 30 pekerja yang terlibat dalam proyek revitalisasi merupakan pekerja lokal, dan bahan material diperoleh dari UMKM atau toko bangunan di sekitar sekolah.Selama monev, Mariman menyoroti beberapa hal yang belum sesuai dengan fungsinya dan mengingatkan panitia untuk segera melakukan perbaikan.Ia mencatat adanya daun jendela toilet yang tidak bisa ditutup karena terhalang atap koridor sekolah yang menghubungkan ruang kelas dengan gedung UKS."Itu tolong dipastikan jendela toiletnya harus bisa ditutup, jangan terbuka terus seperti itu," ujarnya sambil menunjuk jendela toilet yang bermasalah.Baca juga: Setahun Terbengkalai, Lahan Bekas Pasar Ngawen Blora Akan Dibangun Ulang, Anggaran Rp 38,2 MiliarMariman juga menjelaskan bahwa Kemendikdasmen memberikan bantuan program revitalisasi di Kabupaten Blora mencapai Rp 62,4 miliar, yang diperuntukkan bagi 66 satuan pendidikan, mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA)."Tentu kita bersyukur di saat ekonomi sedang tidak baik-baik saja, pemerintah bisa membantu untuk memaksimalkan program presiden revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan sebagai salah satu unsur terpenting dari peningkatan mutu pendidikan di Indonesia," jelasnya.


(prf/ega)