INDRAMAYU, – Operasi Zebra Lodaya 2025 mulai berlangsung hari ini, Senin , dan akan digelar hingga 30 November 2025.Meski banyak pengendara merasa was-was, dukungan justru datang dari Tardiarto (44), warga Desa Pilangsari, Kecamatan Jatibarang, Indramayu.“Di kampung saya juga masih ada saja yang tidak pakai helm, padahal helm itu penting,” kata Tardiarto saat ditemui di sebuah warung kopi di Jalan Tridaya Barat, Indramayu.Tardiarto, karyawan perusahaan swasta di Indramayu, mengaku selalu menggunakan helm saat berkendara. Ia bahkan pernah mengalami kecelakaan pada tahun 2023 ketika terserempet pelajar hingga terjatuh.Baca juga: Operasi Zebra Lodaya 2025: Cek Titik Lokasi di Bandung Ini yang Diperkirakan Jadi Sasaran Penertiban“Untungnya pakai helm, kepala waktu itu aman, tapi kaki memang patah,” ujarnya.Di luar pekerjaan, Tardiarto juga aktif mengkampanyekan budaya literasi melalui komunitas Lentera Selawe yang ia bentuk bersama rekannya. Mereka menyulap poskamling menjadi pojok baca dan menyediakan lapangan bulu tangkis gratis bagi pemuda.Dalam berbagai aktivitas itu, Tardiarto menyisipkan edukasi keselamatan berlalu lintas, termasuk dengan cara sederhana, seperti menunjukkan helm kekinian yang ia beli secara online.“Dari situ banyak yang nanya belinya di mana, kata saya di online, murah cuma Rp 200 ribu. Jenisnya juga banyak, murah-murah, tinggal pilih. Sampai ada yang minta link pembeliannya, alhamdulillah sih ada satu dua yang jadinya suka pakai helm,” ujarnya.Kapolres Indramayu, AKBP Fajar Gumilang, mengatakan operasi tahun ini menargetkan turunnya angka fatalitas kecelakaan, berkurangnya pelanggaran lalu lintas, serta meningkatnya disiplin berkendara.“Kepada anggota kami juga tekannya pentingnya pelaksanaan tugas secara humanis, mengedepankan edukasi, serta menghindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan publik,” ujar Fajar usai memimpin apel gelar pasukan di Mapolres Indramayu.Fajar menegaskan pendekatan humanis tetap diutamakan, tetapi penindakan tetap dilakukan untuk pelanggaran yang membahayakan, seperti tidak memakai helm, kebut-kebutan, atau melawan arus.“Kami tetap menjaga komunikasi yang baik dengan masyarakat. Penertiban tidak harus dengan sikap keras, tetapi dengan cara yang edukatif dan humanis,” ujar dia.
(prf/ega)
Operasi Zebra Lodaya 2025 Dimulai, Warga Indramayu Ajak Sadar Pentingnya Helm
2026-01-12 05:47:50
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:52
| 2026-01-12 04:12
| 2026-01-12 04:06
| 2026-01-12 04:05










































