– Suara gemuruh dari atas bukit pada Kamis malam menjadi awal tragedi longsor yang menewaskan istri dan dua anak Daryana, warga Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap.Meski sempat berteriak memberi peringatan, longsor datang terlalu cepat.Daryana, satu-satunya korban selamat dari keluarganya, menceritakan detik-detik peristiwa memilukan tersebut. Ia baru tiba di rumah setelah mengikuti tahlilan ketika mendengar suara keras dari lereng bukit tepat di belakang permukiman.“Saya langsung teriak memperingatkan istri untuk keluar menyelamatkan diri, tapi tanah longsor tiba-tiba sudah sampai ke rumah,” ujar Daryana, Jumat .Baca juga: Dimulai, Modifikasi Cuaca di Lokasi Longsor Cibeunying Cilacap Hantaman material tanah dan lumpur menerjang deras, menyapu hampir seluruh bangunan rumah. Daryana terseret sekitar 15 meter dan tubuh bagian kirinya terkubur lumpur.Beruntung, kepalanya tetap berada di atas permukaan sehingga ia masih bisa bernapas.“Istri saya ada di rumah. Anak saya, Maya dan Julia sedang di rumah kakeknya, Rislam,” katanya dengan suara lirih.Sebelum longsor terjadi, Daryana sempat mengecek kondisi tebing dan menemukan retakan sepanjang sekitar empat meter.Ia membayangkan tanah itu berpotensi longsor, namun tidak menyangka akan mencapai area permukiman. Karena itu, ia sudah berulang kali mengingatkan keluarganya.“Kalau ada bunyi gemuruh, harus segera lari melarikan diri,” demikian pesan yang ia sampaikan kepada keluarganya.Baca juga: Korban Longsor Cibeunying Cilacap Mulai Teridentifikasi, TIm DVI Ungkap Kendala UtamaPada malam kejadian, putrinya, Maya, kebetulan sedang berada di rumah kakeknya, Rislam, bersama sepupunya, Julia.Menurut kesaksian warga, Rislam sempat memeluk erat kedua cucunya ketika longsor mulai menghantam rumah mereka.Hingga proses evakuasi pada Jumat, tiga korban meninggal dari keluarga Daryana ditemukan: istrinya, Yuni; putrinya, Maya; serta Julia, sepupunya.Suasana duka menyelimuti Desa Cibeunying. Sementara itu, Daryana masih menjalani perawatan medis sekaligus pendampingan keluarga atas trauma mendalam yang ia alami.KOMPAS.COM/FADLAN MUKHTAR ZAIN Petugas menyingkirkan material longsor menggunakan alkon di di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Minggu .Operasi pencarian korban longsor Majenang terus dilakukan hingga Minggu . Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhamad Abdullah, mengatakan pencarian kini difokuskan pada empat titik kerja.
(prf/ega)
Detik-detik Daryana Selamat dari Longsor Cilacap, Istri dan Dua Anak Tewas Tertimbun
2026-01-12 04:20:25
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:48
| 2026-01-12 03:29
| 2026-01-12 03:25










































