SIKKA, - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis solar terjadi di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).Para pengendara mengeluh lantaran harus menunggu berjam-jam di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU)."Kita tidak ada pilihan lain, selain harus bersabar," ujar Valerianus (36) salah seorang warga, Kamis .Valerianus mengungkapkan kelangkaan BBM terjadi selama beberapa beberapa hari terakhir. Bahkan di beberapa SPBU, stok solar kosong.Baca juga: BBM di Ende Langka, Antrean Mengular di SPBUWarga terpaksa ke SPBU yang lain. Namun, kondisinya sama, BBM kosong."Kemarin sampai tadi malam itu di 5 SPBU tidak ada solar. Semoga bisa segera diatasi," tandasnya.Menanggapi kondisi tersebut, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengklaim stok BBM di Kabupaten Sikka berada dalam kondisi aman.“Secara umum, stok Biosolar untuk wilayah Kabupaten Sikka tersedia.""Jika terdapat lembaga penyalur yang mengalami kekosongan, hal tersebut disebabkan adanya penyesuaian kuota karena lembaga tersebut telah menyalurkan BBM melebihi batas kuota yang telah ditentukan,” jelasnya.Baca juga: Pertamina Blokir 394.000 Nopol yang Diduga Salahgunakan BBM SubsidiLebih lanjut, Ahad menjelaskan bahwa penyaluran BBM ke setiap SPBU dilakukan berdasarkan kuota resmi yang ditetapkan pemerintah.Saat ini Pertamina Patra Niaga juga tengah berkoordinasi dengan Pemerintah dan BPH Migas terkait penambahan kuota Biosolar.Hingga November 2025, realisasi penyaluran BBM subsidi Biosolar di Kabupaten Sikka tercatat mencapai 7.000 KL atau sekitar 88 persen dari total kuota tahun 2025.“Pertamina Patra Niaga memastikan stok BBM subsidi di Kabupaten Sikka, khususnya Biosolar, cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," tandasnya.
(prf/ega)
Solar di Sikka Langka, Pertamina Klaim Stok Aman
2026-01-11 19:53:41
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 19:20
| 2026-01-11 18:40
| 2026-01-11 18:34
| 2026-01-11 17:58










































