Ada Retakan, Gubernur Minta Rumah di Sekitar Area Longsor Cibeunying Dikosongkan

2026-01-31 07:59:58
Ada Retakan, Gubernur Minta Rumah di Sekitar Area Longsor Cibeunying Dikosongkan
CILACAP, - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta rumah yang berada di dekat area longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, dikosongkan.Pasalnya ada retakan di area mahkota longsor sehingga berpotensi terjadi longsor susulan."Yang tidak kalah penting adalah upaya pencegahan bagi masyarakat seputar, karena di atas itu masih ada retakan," kata Luthfi saat mengecek lokasi longsor, Minggu .Baca juga: Longsor Cibeunying Cilacap, Kemensos Beri Rp 15 Juta kepada Keluarga Korban MeninggalOleh karena itu, Luthfi telah memerintahkan kepala desa beserta jajaran Forkompimcam untuk menyebarluaskan informasi tersebut kepada masyarakat."Tadi Pak Kades, Pak Camat dibantu oleh Danrami sama Kapolsek untuk kita imbau bagi mereka yang rentan sementara kita geser dulu, sehingga agar tidak terulang lagi.""Kita tidak tahu itu retakan di atas nanti geser apa enggak," ujar Luthfi.Baca juga: Pasca Diguyur Hujan, Area Longsor Cibeunying Cilacap Jadi BuburDalam kesempatan itu, Luthfi juga mengingatkan wilayah lain yang memiliki potensi bencana tinggi untuk selalu waspada."Provinsi Jawa Tengah merupakan mini market bencana, kayak Brebes, kemudian daerah Wonosobo dan lain sebagainya.""Kita lakukan rapat koordinasi untuk melakukan upaya pencegahan, disosialisasikan kepada masyarakat sehingga kejadian ini tidak terulang kembali," tegas Luthfi.Baca juga: Gubernur Luthfi: Tak Mudah Relokasi Korban Longsor Cibeunying CilacapHingga hari ini korban meninggal dunia akibat longsor terdata sebanyak 11 orang. Sedangkan 12 orang masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#3

Dalam pembukaan forum yang berlangsung di Hedley Bull Lecture Theater 3 tersebut, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq juga menekankan bahwa pembudayaan Bahasa Indonesia tak lagi hanya menjadi urusan domestik, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi diplomasi yang relevan di tengah perubahan geopolitik kawasan.Ia menyebut bahwa posisi Indonesia dan Australia yang semakin strategis dalam dinamika Indo-Pasifik membuat penguatan bahasa menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.Menurutnya, kedua negara tidak hanya berbagi kedekatan geografis dan hubungan diplomatik yang panjang, tetapi juga berada pada simpul penting ekonomi masa depan.Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia dan Australia sama-sama memiliki peran besar dalam rantai pasok mineral strategis yang menjadi tulang punggung transisi energi dan industri berkelanjutan. Situasi ini menempatkan kerja sama kedua negara bukan semata hubungan bilateral, tetapi bagian dari arsitektur geoekonomi global.Di atas fondasi itulah, bahasa dan pendidikan dipandang sebagai jembatan yang memperkuat kemitraan jangka panjang. Penguasaan Bahasa Indonesia di Australia maupun peningkatan pemahaman budaya di kedua belah pihak diyakini mampu memperluas ruang kolaborasi, mulai dari dunia akademik, industri, hingga diplomasi publik.“Saya hadir mewakili Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Abdul Mu’ti dalam acara Kongres Pertama Bahasa Indonesia ini untuk menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam memperkuat peran Bahasa Indonesia di kawasan regional dan global melalui diplomasi pendidikan dan kebudayaan,” tegasnya.

| 2026-01-31 07:41