Ironis, Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Larang Pungutan, Kini Diduga Terima Rp 1,6 Miliar

2026-02-03 21:04:55
Ironis, Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Larang Pungutan, Kini Diduga Terima Rp 1,6 Miliar
- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1,6 miliar setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid.Uang yang disita terdiri dari pecahan rupiah, dollar Amerika Serikat (AS), dan poundsterling.Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, uang tersebut diduga bagian dari penyerahan kepada Abdul Wahid selaku kepala daerah.“Uang itu diduga bagian dari sebagian penyerahan kepada kepala daerah,” ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta dikutip dari Antara, Selasa .Baca juga: Perjalanan Karier Gubernur Riau Abdul Wahid: Dulu Cleaning Service Kampus, Melejit Jadi Kepala DaerahBudi menambahkan, lembaga anti-rasuah menduga bahwa pemberian uang dalam pecahan rupiah, dollar AS, dan poundsterling kepada Abdul Wahid bukan pertama kali dilakukan.Ia menegaskan bahwa OTT Gubernur Riau kali ini merupakan bagian dari penyerahan uang yang sudah pernah dilakukan sebelumnya.“Jadi, sebelum kegiatan tangkap tangan ini diduga sudah ada penyerahan-penyerahan lainnya,” jelas Budi.Pemerintah Provinsi (Pemprov) diminta untuk melakukan perbaikan setelah Abdul Wahid terjaring dalam OTT.Pasalnya, sudah ada tiga Gubernur Riau sebelum Abdul Wahid yang diciduk karena kasus korupsi, Mereka adalah Saleh Jazit , Rusli Zainal. Annas Maamun.Baca juga: Sebelum di-OTT KPK, Gubernur Riau Abdul Wahid Sempat Tegaskan Komitmen Cegah KorupsiSebelum terjaring OTT KPK, Abdul Wahid sempat mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.3.1/1606/SETDA/2025 yang ditandatangani pada Kamis .SE tersebut melarang seluruh pejabat di Pemprov Riau menerima atau meminta pungutan dalam bentuk pemberian lainnya dalam jabatan.“Ini bukan sekadar aturan seremonial. Kami ingin budaya anti-gratifikasi ini benar-benar tertanam kuat. Jika ada laporan dan terbukti melanggar, kami akan tindak tegas,” ujar Abdul Wahid dikutip dari Antara, Minggu .Ia menambahkan, SE Nomor 100.3.3.1/1606/SETDA/2025 merupakan tindak lanjut dari SE KPK Nomor 7 Tahun 2025.Pemprov Riau juga mempedomani Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 yang terakhir diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.Baca juga: KPK Lakukan OTT, Gubernur Riau Abdul Wahid Diamankan Bersama 9 Orang LainTak hanya melarang, Abdul Wahid juga sempat berjanji tidak akan memberikan toleransi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang melanggar.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Sementara Samsung Music Studio 5 hadir dengan ukuran lebih ringkas. Speaker ini ditujukan bagi pengguna yang menginginkan kualitas audio mumpuni tanpa mengganggu tampilan ruangan. Music Studio 5 mendukung koneksi WiFi dan Bluetooth, layanan streaming, serta kontrol suara.Kedua speaker WiFi Music Studio juga dirancang agar mudah diintegrasikan dengan soundbar dan TV Samsung, sebagai bagian dari ekosistem audio terpadu.Samsung juga meningkatkan teknologi Q-Symphony, yang memungkinkan TV, soundbar, dan speaker WiFi bekerja sebagai satu sistem audio. Pengguna dapat menghubungkan hingga lima perangkat audio sekaligus, dengan sistem yang menyesuaikan suara berdasarkan tata letak ruangan.Selain itu, Samsung juga memperkenalkan jajaran ekosistem audio terbaru mereka dari lini soundbar Q Series.Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah membentuk evolusi audio rumah melalui teknologi akustik canggih, fitur cerdas, dan desain yang dipikirkan secara matang, ungkap Hun Lee, Executive Vice President Visual Display Business Samsung Electronics, dikutip KompasTekno dari halaman resmi Samsung. Kami melanjutkan warisan tersebut dengan perangkat audio generasi terbaru yang dirancang untuk menghadirkan performa suara yang kaya dan ekspresif di setiap ruang dan momen, lanjut dia. Salah satu produk utama dalam ekosistem audio terbaru ini adalah soundbar flagship HW-Q990H.Baca juga: Ketika HP Lipat Tiga Samsung Galaxy Z TriFold Dibuka-Tutup Barbar 200.000 Kali...Soundbar ini hadir dengan sistem 11.1.4-channel yang menggabungkan soundbar utama, speaker belakang, dan subwoofer aktif. Samsung juga menambahkan teknologi Sound Elevation agar terdengar lebih natural, serta fitur Auto Volume untuk menjaga konsistensi suara di berbagai jenis konten.Soundbar ini juga dibekali fitur berbasis AI untuk memperluas bidang suara. Lewat fitur ini, Samsung mengeklaim pengalaman audio yang dihadirkan setara dengan sistem home theater profesional, tetapi tetap ringkas untuk penggunaan di rumah.Selain itu, Samsung memperkenalkan All-in-One Soundbar HW-QS90H. Soundbar ini bisa dipasang di dinding atau diletakkan di atas meja. Sensor di dalamnya akan menyesuaikan arah suara secara otomatis sesuai posisi perangkat. Dengan sistem 7.1.2-channel dan 13 speaker, soundbar ini mampu menghasilkan bass yang dalam tanpa perlu subwoofer tambahan.

| 2026-02-03 21:58