Alasan Kenapa Kendaraan Harus Konsisten Pakai BBM Berkualitas

2026-01-10 09:29:54
Alasan Kenapa Kendaraan Harus Konsisten Pakai BBM Berkualitas
SOLO, - Konsistensi penggunaan bahan bakar yang tepat menjadi salah satu kunci menjaga performa mesin kendaraan tetap optimal.Namun, banyak pengendara belum memahami bahwa dampak penggunaan BBM berkualitas tidak muncul secara instan.Mesin membutuhkan waktu untuk beradaptasi, terutama bila sebelumnya terbiasa memakai BBM beroktan rendah.Menurut Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina PPN Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, konsistensi dalam penggunaan bahan bakar sangat penting untuk menjaga performa mesin.Baca juga: Suzuki Karimun Wagon R Disuntik Mati, Harga Bekasnya mulai Rp 65 JutaanDOK. PERTAMINA Pertamax Green 95 hadir di 170 SPBU Pulau Jawa, dorong energi hijau berbasis bahan baku lokal.Peralihan dari BBM beroktan rendah ke BBM dengan kualitas lebih baik tidak langsung terasa, karena masih ada sisa bahan bakar lama yang tertinggal di sistem.“Kalau sudah menggunakan bahan bakar yang lebih baik, sebaiknya konsisten,” ujar Taufiq.Ia mencontohkan pengalaman sejumlah pengemudi ojek online yang beralih dari BBM beroktan 90 ke BBM beroktan 95.“Misalnya sebelumnya ya kayak testimoni ojol-ojol yang pakai Pertalite 90. Terus dia pakai 95 Pertamax Green, ya pasti dalam satu atau dua hari belum terasa. Tapi kalau udah hari ketiga, mesinnya udah terbiasa menggunakan Pertamax Green, terus yang di dalamnya juga udah drain, nggak ada lagi 90 (Pertalite), ya pasti akan impactnya kerasa. Gambarannya seperti itu,” katanya saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.Baca juga: VinFast Ajak Publik Usulkan Nama untuk MPV Listrik Limo GreenMenurutnya, pencampuran BBM pasti terjadi di dalam mesin ketika pengguna berpindah dari oktan lebih rendah ke lebih tinggi.Namun, dampaknya tidak bisa langsung muncul.“Kalau pencampuran kan pasti terjadi di dalam mesinnya ketika kita sebelumnya pakai 90 (Pertalite), terus geser pakai 95, pasti itu kan nggak serta-merta langsung efek karena masih ada sisa-sisa 90-nya,” ucap Taufiq.“Ketika sudah beralih 95 selama semingguan lah, itu baru terasa impactnya. Seperti yang dirasakan ojol-ojol pas menggunakan Pertamax Green,” lanjut Taufiq.Jadi, pada akhirnya, konsistensi dalam memilih BBM bukan sekadar soal kebiasaan, tetapi investasi jangka panjang untuk menjaga performa mesin tetap sehat, efisien, dan berumur panjang.


(prf/ega)