SAMBAS, — Misteri penemuan mayat lelaki di parit Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Kamis lalu akhirnya terungkap.Mayat berinisial AA itu merupakan korban pembunuhan yang dipicu tuduhan meracuni anjing.Kasatreskrim Polres Sambas, AKP Rahmad Kartono, mengatakan korban, AA (44), dihabisi oleh pelaku yang berinisial TH. Kini terduga pelaku pembunuhan itu sudah tertangkap. Motifnya diduga dipicu emosi pelaku yang menuduh anjingnya diracun oleh korban.Baca juga: Kades di Sambas Dituduh Korupsi Dana Desa Rp 655 Juta, Habis untuk Judi Online“Terduga pelaku berinisial TH telah kami tangkap tadi pagi,” kata Rahmad, Sabtu siang.Rahmad menerangkan, polisi sejak awal mencurigai adanya tindak kekerasan setelah korban ditemukan tanpa identitas dengan luka serius di tubuhnya.Polisi kemudian melakukan penyisiran lokasi, menelusuri rekaman CCTV di titik-titik strategis, serta memeriksa sejumlah saksi.Berdasarkan penyelidikan itu, tim kepolisian berhasil mengamankan terduga pelaku di kediamannya.“Dari rangkaian penyelidikan itu, tim mengamankan terduga pelaku TH di rumahnya,” ujar Rahmad.Baca juga: 61 Santri dan Pengasuh Ponpes Al Furqon Sambas Diduga Keracunan MakananDalam pemeriksaan, TH mengaku membunuh korban menggunakan senapan angin dan parang.Ia mengaku nekat setelah menduga anjing miliknya mati akibat diracun korban.“Kami membawa TH dan sejumlah barang bukti ke lokasi kejadian untuk rekonstruksi awal sebelum dibawa ke Polres Sambas untuk proses hukum lebih lanjut,” ungkap Rahmad.Kapolres Sambas, AKBP Wahyu Jati Wibowo, mengimbau masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak menyelesaikan persoalan secara main hakim sendiri.Ia juga mengingatkan tindak kekerasan bisa merugikan semua pihak.Baca juga: Dua Bocah di Sambas Tewas Tenggelam di Parit Sawah, Polisi Imbau Orang Tua Lebih Waspada“Kami meminta warga tetap menahan diri dan menyelesaikan setiap persoalan melalui jalur yang benar. Serahkan kepada aparat bila terjadi masalah. Tindakan kekerasan justru akan merugikan semua pihak,” ujar Wahyu.Wahyu juga menegaskan bahwa jajaran Polres Sambas berkomitmen menegakkan hukum secara profesional untuk menjaga rasa aman di masyarakat.Baca juga: Dua Bocah di Sambas Tewas Tenggelam di Parit Sawah, Polisi Imbau Orang Tua Lebih Waspada“Kami pastikan proses hukum berjalan transparan dan tuntas demi menjaga rasa aman di tengah masyarakat,” tutup Wahyu.
(prf/ega)
Temuan Mayat di Sambas Terungkap: Korban Pembunuhan, Dipicu Tuduhan Racuni Anjing
2026-01-12 03:19:11
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 03:43
| 2026-01-12 03:21
| 2026-01-12 02:35
| 2026-01-12 02:14
| 2026-01-12 02:12










































