Gembiranya Warga Binaan di Lapas Palopo Bisa Rayakan Natal Bersama Anak dan Istri

2026-01-11 04:09:44
Gembiranya Warga Binaan di Lapas Palopo Bisa Rayakan Natal Bersama Anak dan Istri
PALOPO, – Perayaan Natal 2025 menjadi momen penuh makna bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Palopo, Sulawesi Selatan.Para narapidana akhirnya bisa melepas rindu bersama keluarga dan menikmati kue natal.Pihak lapas memberikan program layanan kunjungan khusus Natal pada Kamis .Suasana haru dan bahagia menyelimuti area kunjungan Lapas Palopo sejak siang hari.Warga binaan tampak bertemu langsung dengan anggota keluarga yang datang dari berbagai daerah.Baca juga: Menag Hadiri Perayaan Natal di Katedral Manado, Sampaikan Pesan Solidaritas dan EmpatiPelukan hangat, senyum penuh rindu, hingga air mata yang tak terbendung mewarnai suasana Natal di lapas.Salah seorang warga binaan, Tri Rapa Sito Jaya, bersyukur dapat merayakan Natal bersama istri dan anaknya meski sedang menjalani masa pidana.Ia menyebut, momen kebersamaan bersama keluarga menjadi hadiah terindah setelah tiga tahun berada di balik jeruji besi.“Selama tiga tahun saya di sini, puji Tuhan anak istri bisa datang di momen Natal ini. Saya bersyukur keluarga bisa hadir dan membawa kue Natal. Suasana Natal yang seharusnya kami rasakan di luar, hari ini bisa saya rasakan juga di sini,” kata Tri dengan mata berkaca-kaca.Baca juga: Tari Kecak hingga Angling Jadi Daya Tarik TMII Saat Libur NatalNatal tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi warga binaan Lapas Kelas IIA Palopo.Kehadiran keluarga menjadi penguat batin dan sumber semangat untuk terus memperbaiki diri.Bagi para narapidana, kebersamaan singkat tersebut begitu berarti, sebab bisa menghadirkan kembali suasana Natal yang biasa dirayakan bersama keluarga di rumah.Baca juga: Momen Natal 2025, Uskup Agung Jakarta Soroti Penebangan Hutan dan DampaknyaKepala Lapas Kelas IIA Palopo, Jose Quelo, mengatakan pihaknya memberikan layanan kunjungan khusus Natal selama dua hari, yakni Kamis dan Jumat.Kunjungan itu dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 Wita.Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan sekaligus menjaga nilai-nilai kemanusiaan.


(prf/ega)

Berita Lainnya