Polres Brebes Bangun Gedung Tahanan dan Kantor Satuan Rp 6,5 Miliar Hibah dari Pemkab

2026-01-11 23:07:33
Polres Brebes Bangun Gedung Tahanan dan Kantor Satuan Rp 6,5 Miliar Hibah dari Pemkab
BREBES, - Kepolisian Resor (Polres) Brebes, Jawa Tengah, resmi memulai pembangunan gedung baru dua lantai yang akan digunakan sebagai rumah tahanan dan ruang operasional sejumlah satuan.Proyek ini didanai melalui hibah dari Pemerintah Kabupaten Brebes sebesar Rp 6,5 miliar.Kepala Bagian Logistik Polres Brebes, Kompol Kamal Hasan, menjelaskan bahwa pembangunan gedung ini dimulai tahun ini dengan pagu anggaran sebesar Rp 1,8 miliar untuk tahap pertama.Baca juga: Kebakaran Toko Bangunan di Brebes, Dua Penghuni Tewas Terjebak di Lantai Dua"Sumbernya hibah dari Pemda. Anggarannya multi years. Bangunan kontruksi awal 30 persen tahun ini Rp 1,8 miliar. Kemudian dibangun tahun selanjutnya Rp 4,7 miliar. Total kurang lebih Rp 6,5 miliar," ungkap Kamal saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu .Kamal menambahkan bahwa gedung baru tersebut akan digunakan untuk ruang kerja beberapa satuan, termasuk Sat Intelkam, Sat Binmas, Bag Ops, dan Bagren.Selain itu, gedung ini juga akan berfungsi sebagai rumah tahanan, menggantikan gedung tahanan yang sebelumnya sudah tidak layak.Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menilai pembangunan gedung tersebut sebagai bukti nyata sinergi antara Pemkab dan Polri.Pembangunan dilakukan melalui Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Polres Brebes dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Brebes."Kita menandai dimulainya babak baru bagi peningkatan infrastruktur pelayanan publik, khususnya dalam bidang keamanan dan ketertiban masyarakat," kata Paramitha saat acara Ground Breaking pembangunan gedung di Mapolres setempat pada Selasa .Paramitha berharap gedung baru ini tidak hanya menjadi simbol kemegahan fisik, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pelayanan yang modern, profesional, dan humanis.Ia meyakini Polres Brebes akan semakin optimal dalam melaksanakan tugas pokoknya, baik dalam penegakan hukum, pemeliharaan keamanan, maupun pelayanan kepada masyarakat.Baca juga: Banjir Rob Melanda Desa Prabag Lor Brebes, Ribuan Rumah hingga Sekolah Tergenang"Pembangunan ini juga merupakan wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kolaborasi lintas sektor di Brebes. Pemda, aparat penegak hukum, dan masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama untuk mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif," tambahnya.Paramitha juga mengajak semua pihak untuk menjaga koordinasi dan mendukung kelancaran proses pembangunan.Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan selesai tepat waktu dengan hasil terbaik."Kepada pihak kontraktor dan konsultan pengawas, saya titipkan amanah agar pembangunan ini dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, transparan, dan sesuai spesifikasi teknis yang telah disepakati," katanya.


(prf/ega)