Update Banjir dan Longsor di Humbahas: 7 Meninggal, Akses Jalan Sudah Bisa Dilalui

2026-01-12 04:25:55
Update Banjir dan Longsor di Humbahas: 7 Meninggal, Akses Jalan Sudah Bisa Dilalui
MEDAN, - Korban meninggal akibat banjir dan longsor yang menerjang Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Sumatera Utara, bertambah tiga orang.Jadi, total kini jumlah korban meninggal di sana sudah tujuh orang."Update terbaru per 30 November 2025 mencatat jumlah korban mencapai 15 orang. Rinciannya, 6 orang mengalami luka-luka, 7 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 2 orang lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," ujar Kapolres Humbahas, AKBP Arthur Sameaputty dalam keterangan tertulisnya, Senin .Namun, Arthur belum merinci identitas ketiga korban yang baru ditemukan.Dia lalu menjelaskan bahwa pihaknya masih terus mencari korban yang tertimbun longsor.Lokasinya berada di Desa Panggugunan, Kecamatan Pakkat.Baca juga: Longsor Landa Humbahas Sumut, Akses Jalan Tertutup dan Listrik Mati"Tim gabungan tersebut terus bekerja tanpa henti melakukan pembersihan material longsor serta pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan. Upaya dilakukan secara maksimal, meski medan cukup berat dan cuaca sering berubah-ubah," katanya.Penyisiran lokasi longsor, kata dia, dilakukan di seluruh area yang berpotensi menjadi titik tertimbunnya korban, mulai dari lereng tebing, aliran sungai kecil, hingga tumpukan material longsor yang mencapai beberapa meter."Petugas menggunakan alat berat, dibantu dengan pencarian manual menggunakan sekop dan cangkul, untuk memastikan tidak ada titik yang terlewat," ujarnya.Kendati demikian, kata Arthur, jalur yang menghubungkan Kecamatan Dolok Sanggul dan Kecamatan Pakkat yang sebelumnya tertutup material longsor kini sudah bisa dilewati.Baca juga: Bobby Nasution Prioritaskan Humbahas: Jalan Diperbaiki, Rumah Sakit Dibangun"Sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat setelah petugas selesai membersihkan material longsor yang menutup badan jalan. Meski demikian, pengendara diimbau tetap berhati-hati mengingat kondisi jalan masih licin dan beberapa titik rawan longsor susulan," tandasnya.Arthur mengatakan, adapun jumlah masyarakat terdampak bencana di Humbahas berjumlah 199 orang.Saat ini seluruhnya tinggal sementara di rumah kerabatnya yang tidak rawan longsor ataupun banjir."Namun, untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, air bersih, dan perlengkapan darurat, warga mengambil bantuan dari posko yang telah didirikan oleh Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan," katanya.Sebelumnya, Wakapolres Humbahas Kompol Manson Nainggolan mengatakan banjir bandang disertai longsor menerjang Humbahas pada Rabu sekitar pukul 13.00.Air bah menerjang delapan rumah warga dan menghanyutkan satu unit mobil.Saat kejadian, 11 warga terseret arus.Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian dan menemukan dua warga dalam keadaan meninggal dunia.Di sisi lain, Manson mengatakan pihaknya membantu warga terdampak untuk mengungsi ke rumah penduduk yang dinilai aman dari potensi bencana susulan.


(prf/ega)