Gerbang Raja Salman Gaet Investasi dari BPKH Indonesia dan Raksasa Properti Global

2026-01-11 23:00:52
Gerbang Raja Salman Gaet Investasi dari BPKH Indonesia dan Raksasa Properti Global
JAKARTA, - Pembangunan Kota Suci Makkah, Arab Saudi, kini memasuki babak baru yang transformatif, tidak hanya berfokus pada kapasitas infrastruktur, tetapi juga pada integrasi investasi global yang melibatkan komunitas Muslim dunia.RUA AlHaram AlMakki Company, master developer milik PIF, mengumumkan penandatanganan enam Nota Kesepahaman (MoU) strategis senilai Rp 34,5 triliun di ajang Cityscape Global 2025 di Riyadh.Baca juga: Intip Desain Proyek Stadion di Atas Langit Besutan Arab SaudiPenandatanganan ini menegaskan komitmen perusahaan terhadap Visi Saudi 2030, yaitu memperkuat posisi Makkah sebagai destinasi global sekaligus menjamin kualitas standar urban dan perhotelan tertinggi bagi jutaan jamaah.MoU yang paling menonjol adalah dengan mitra dari Asia Tenggara, khususnya Indonesia dan Malaysia, yang merepresentasikan pasar jamaah haji dan umrah terbesar di dunia.Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Indonesia meneken dua MoU dengan RUA AlHaram AlMakki Co.Pertama, untuk menilai peluang investasi strategis di proyek Gerbang Raja Salman. Kedua, untuk mengevaluasi peluang kemitraan dalam komponen urban dining (kuliner) pada pengembangan masa depan perusahaan. Baca juga: Arab Saudi Akan Bangun Stadion di Atas Langit untuk Piala Dunia 2034Keterlibatan BPKH mengindikasikan bahwa dana haji Indonesia berpotensi berpartisipasi dalam pembangunan yang akan melayani jutaan jamaah Indonesia di masa depan.Sementara Malaysian Resources Corporation Berhad (MRCB), raksasa properti dan infrastruktur Malaysia, menandatangani MoU Joint Venture untuk menjajaki peluang kolaborasi dalam proyek Gerbang Raja Salman.Adapun Perbadanan Tabung Amanah Islam Brunei (TAIB), lembaga investasi Brunei,  menandatangani MoU Investasi Umum untuk mengevaluasi potensi penanaman modal di salah satu lahan perusahaan di Makkah.Sinergi dengan tiga negara utama Asia Tenggara ini menunjukkan strategi RUA AlHaram AlMakki Co. untuk menghadirkan investasi dari negara-negara yang populasinya paling banyak dilayani oleh Makkah.Proyek Gerbang Raja Salman, yang merupakan pengembangan mixed-use transformatif di sebelah Al Masjid Al Haram, dirancang untuk menetapkan standar baru dalam perhotelan, kehidupan urban, dan pelestarian budaya.Untuk mencapai visibilitas global tertinggi, RUA AlHaram AlMakki Co. melakukan langkah strategis.Di antaranya menggandeng Forbes Global Properties, perusahaan real estat eksklusif dari Forbes yang akan menjadikan RUA AlHaram AlMakki Co. developer real estat pertama di dunia yang bergabung dengan jaringan ini.Baca juga: Analisis Konstruksi Whoosh Lebih Mahal Dibanding Kereta Cepat Arab SaudiKolaborasi ini bertujuan meningkatkan visibilitas internasional dan memberikan akses langsung ke segmen crazy rich global.Langkah ini menunjukkan bahwa Arab Saudi tidak hanya berinvestasi pada infrastruktur pelayanan publik, tetapi juga pada penciptaan aset real estate super premium di kawasan suci, yang menarik modal dan branding global.Di level domestik, RUA AlHaram AlMakki Co. turut memperkuat ekosistem investasi Arab Saudi dengan MoU bersama Osool, sebuah perusahaan investasi dan manajemen aset real estat lokal. Kemitraan ini bertujuan mengeksplorasi peluang investasi Osool di dalam Gerbang Raja Salman.Baca juga: Intip Kelengkapan Fasilitas Dua Sekolah Indonesia di Arab SaudiSecara keseluruhan, penandatanganan MoU ini menandai tonggak penting dalam fase pengembangan Gerbang Raja Salman.Melalui kolaborasi lintas benua dan sektor, dari dana haji yang dikelola negara hingga jaringan ultra-luxury global, RUA AlHaram AlMakki Co. memperkuat narasi Ibadah dan Investasi, memastikan Makkah tidak hanya siap melayani komunitas Muslim global, tetapi juga berfungsi sebagai pusat investasi real estate berkelas dunia.


(prf/ega)