Tito Minta Purbaya Buka Blokir Rp 20 M untuk Kirim Praja IPDN ke Sumatera

2026-01-11 03:17:51
Tito Minta Purbaya Buka Blokir Rp 20 M untuk Kirim Praja IPDN ke Sumatera
JAKARTA, - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membuka blokir anggaran sekitar Rp 20 miliar sebagai biaya penerjunan Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke daerah terdampak bencana di Sumatera.Anggaran tersebut merupakan dana APBN untuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang telah dialokasikan untuk IPDN."Kami mohon dengan segala hormat dukungan dari Pimpinan dan Bapak Menteri Keuangan. Kami menggunakan anggaran-anggaran dari Kemendagri, yaitu yang ada di IPDN ada anggarannya," kata Tito dalam Rapat Koordinasi (Rakor) pemulihan pasca bencana dengan pimpinan DPR RI, kementerian/lembaga, hingga kepala daerah terdampak di Aceh, yang disiarkan langsung di TVR Parlemen, Selasa .Baca juga: KSAD Ungkap Rumitnya Bangun Jembatan Darurat di Sumatera hingga Harus Berutang"Cuma ada satu yang dibintangin, mohon dibuka. Enggak banyak, hanya Rp 20-an miliar. Tapi satu bulan sangat berarti," imbuh Tito seraya tersenyum.Tito menyampaikan, anggaran itu akan digunakan untuk mendukung mobilitas Praja IPDN di area terdampak bencana.Sebab menurut rencana, Praja IPDN akan membantu menghidupkan pemerintahan daerah kabupaten hingga kecamatan setempat yang sempat lumpuh akibat bencana.Lalu, akan bergeser ke daerah lain yang juga ikut terdampak."Nah, kalau memang sudah bisa selesai, kita akan geser ke daerah lain yang lebih yang cukup berat yaitu di Aceh Utara. Tugas mereka utama adalah satu bulan, mulai tanggal 3 nanti," ucap Tito.Baca juga: Purbaya Candai Maruli soal Utang Jembatan Darurat: Saya Baru Tahu Sebelah Banyak UtangSelain itu, Praja IPDN juga akan membersihkan kantor-kantor pemerintahan desa.Tito menyampaikan, ada sejumlah kantor desa yang masih tertutup lumpur sehingga tidak dapat digunakan."Sampai hari ini juga kantornya Pak Sekda itu masih banyak tumpukan, banyak yang gedung-gedung ruangannya tidak terpakai. Balai desanya, kantor dinasnya, yang ketumpuk-tumpuk apa, lumpur, tidak bisa dipakai. Jadi kami akan fokus untuk menghidupkan pemerintahan," jelas dia.Baca juga: Purbaya Pastikan Dana Aman untuk Bayar Utang Jembatan dan Hunian Korban Bencana SumateraNantinya, Praja IPDN akan bekerja sama dengan personel TNI dan Polri yang sudah ditugaskan di Aceh Tamiang."Di Aceh Tamiang itu lebih kurang hampir 3.000 dari TNI, kemudian 1.000 lebih dari kepolisian, kami akan mengirimkan juga 1.100 Praja IPDN tingkat 4. Jadi kami anggap ini adalah KKN buat mereka, masuk kurikulum," jelas Tito.Mendagri Tito akan mengirim 1.054 Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke daerah terdampak bencana.Mereka akan bekerja membantu korban bencana di wilayah terdampak paling berat selama sebulan.


(prf/ega)