NUSANTARA, - Ibu Kota Nusantara (IKN) baru saja mengukuhkan langkahnya sebagai calon Ibu Kota Politik 2028 dengan dimulainya konstruksi fasilitas Lembaga Legislatif dan Yudikatif.Proyek infrastruktur pendukung yang ditandatangani mencapai nilai sekitar Rp 3 triliun untuk pembangunan jalan dan Multi Utility Tunnel (MUT) di kawasan inti.Baca juga: Sah, Pembangunan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN DimulaiLangkah akseleratif ini memunculkan pertanyaan krusial yang selalu menjadi sorotan publik: dari mana dana untuk pembangunan IKN Tahap II ini berasal?Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan bahwa strategi pendanaan IKN adalah sebuah orkestrasi yang cerdas, tidak hanya bergantung pada dana negara alias Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), juga pada kemampuan menarik investasi swasta yang substansial.Tahap pertama pembangunan IKN periode 2022-2024 memang sangat bergantung pada APBN, yang difokuskan pada infrastruktur dasar seperti jalan tol, Istana Negara, Istana Garuda, perkantoran kementerian/lembaga, dan perumahan eselon I.Namun, memasuki Tahap II periode 2025-2027, strategi pendanaan mengalami pergeseran signifikan.Baca juga: Pusat Kebudayaan Nusantara Tempati Lahan 33,38 Hektar di IKN"Fokusnya adalah memastikan pendanaan APBN dikunci hanya untuk fasilitas publik dan infrastruktur primer yang tidak menarik bagi swasta," terang Basuki, Rabu .Sebaliknya investasi swasta didorong untuk masuk ke sektor komersial dan pendukung.Ini rinciannya:1. APBN: Mengunci Sektor Esensial NegaraDana APBN Tahap II dengan total nilai Rp 48,8 triliun, difokuskan untuk pembangunan kantor-kantor vital Lembaga Legislatif dan Yudikatif.Kemudian, infrastruktur sumber daya air, jaringan perpipaan air minum, dan ekosistem pendukung primer lainnya, serta pembangunan rumah susun bagi ASN yang akan pindah pada mulai November 2025.2. Investasi SwastaInti dari pendanaan Tahap II adalah tarikan pada investasi non-APBN. Otorita IKN secara aktif memasarkan IKN sebagai green investment hub.Baca juga: Sayembara Desain Pusat Kebudayaan IKN Dibuka 5 November 2025Investor swasta didorong untuk membangun hotel, rumah sakit, pusat perbelanjaan, pendidikan, dan layanan komersial lainnya.
(prf/ega)
Membongkar Misteri Pendanaan IKN Tahap II, Dari Mana Sumbernya?
2026-01-12 02:44:18
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 01:52
| 2026-01-12 01:49
| 2026-01-12 01:48
| 2026-01-12 00:43
| 2026-01-12 00:25










































