SAMPANG, - Seorang pria mengaku menjadi korban begal saat berkendara di Jalan Raya Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Sabtu .Setelah ditelusuri, pengakuan tersebut diduga palsu dan tidak sesuai fakta yang ada.Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dugaan pembegalan. Korban atas nama Hamiduddin (41), warga Kecamatan Kedungdung.Usai mendapat laporan, petugas melakukan penelusuran dan diketahui skenario pembegalan itu sengaja dibuat Hamiduddin."Setelah petugas menyelidiki laporan itu, petugas menemukan keterangan dari terduga korban ini janggal," ujarnya, Minggu .Baca juga: Dibuntuti Usai Tarik Tunai di ATM, Pria di Sampang Dibegal, Motor dan Uang Rp 23 Juta RaibSetelah didalami, keterangan terduga korban ini palsu. Ia ingin mengelabui mertuanya."Diduga, terduga pelaku ini mengelabui mertuanya karena uang sebesar Rp 23 juta itu digunakan untuk keperluan pribadinya. Padahal uang itu milik mertuanya," ungkapnya.Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut untuk memproses keterangan palsu yang dibuat terduga korban.Sebelumnya, Hamiduddin mengaku dibuntuti dua orang usai mengambil uang Rp 23 juta di salah satu ATM.Saat hendak pulang ke rumahnya, motornya dipepet dua pria dan menendangnya hingga jatuh. Pelaku kemudian membawa kabur uang Rp 23 juta dan meninggalkan Hamiduddin. Hal tersebut membuat pihak keluarga melaporkan kejadian itu ke polisi. Polisi kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan Hamiduddin yang belakangan diketahui keterangan itu palsu.
(prf/ega)
Pria di Sampang Tilap Uang Rp 23 Juta Milik Mertua hingga Rekayasa Jadi Korban Begal
2026-01-12 05:48:20
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 06:37
| 2026-01-12 05:50
| 2026-01-12 05:24
| 2026-01-12 04:00










































