Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Listrik Banda Aceh Baru Pulih 60 MW

2026-01-11 22:59:02
Bahlil Lapor ke Prabowo, Pasokan Listrik Banda Aceh Baru Pulih 60 MW
JAKARTA, - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan kondisi sistem kelistrikan Aceh pascabencana banjir dan longsor. Ia bilang, khusus Banda Aceh, sudah sebagian mengalami pemulihan. Hal itu dilaporkannya kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin .Ia menuturkan, pada Banda Aceh, yang menjadi pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi di Aceh, kapasitas pembangkitnya mencapai 110 megawatt (MW), namun belum seluruhnya bisa beroperasi. "Total kapasitas itu sekitar 110 MW di Banda Aceh, dan alhamdulillah sudah rata-rata 60 megawatt untuk kebutuhan Banda Aceh tersalurkan," kata Bahlil. Maka untuk menutup kekurangan pasokan listrik di Banda Aceh, sebagian kebutuhan masih dipenuhi dengan menggunakan genset.Baca juga: ESDM: 776.875 Pelanggan PLN di Aceh Sudah Tersambung ListrikSementara itu, pemulihan jaringan gardu induk terus berjalan. Hingga saat ini pembangunan jaringan gardu progresnya sudah berkisar 80-90 persen, dan ditargetkan bisa terpasang sepenuhnya pada pekan ini. "Mungkin sekitar minggu-minggu ini, paling lambat Rabu atau Kamis, baru bisa jadi semua. Kalau ini jadi maka aliran listrik dari Arun, Bireum, itu baru bisa masuk secara normal, dan transmisi jalur Sumatra itu sudah bisa connect," papar dia. Meski begitu, Bahlil menegaskan bahwa listrik belum dapat dialirkan ke seluruh desa terdampak. Hal ini disebabkan kondisi infrastruktur yang masih rusak parah di sejumlah wilayah.Seperti ada sejumlah desa yang akses jalannya terputus, tiang-tiang listriknya pada rubuh, bahkan masih mengalami banjir, sehingga berisiko jika dipaksakan penyaluran listrik. "Kalau ini kita paksakan untuk dialiri listrik, itu akan berdampak pada kecelakaan di masyarakat," ucap Bahlil.Baca juga: Bahlil Lapor ke Prabowo, Sebut Stok BBM dan Elpiji Aman  Sebelumnya, Ketua Tim ESDM Siaga Bencana Rudy Sufahriadi mengungkapkan, Aceh menjadi salah satu wilayah terdampak bencana di Sumatra, yang perlu perhatian khusus sebab perbaikan sistem kelistrikannya menghadapi tantangan akses jalan yang terputus. Ia menuturkan, Tower Emergency SUTT Bireun-Peusangan rampung 100 persen pada 7 Desember, SUTT Bireun-Arun selesai 100 persen pada 8 Desember, sementara SUTT Langsa-Pangkalan Brandan masih dalam pengerjaan dengan progres 67 persen. "Tower Emergency Brandan-Langsa apabila selesai, maka Banda Aceh tersambung dengan backbone Sumatera," kata Rudy dalam keterangannya, Senin .Baca juga: Bahlil Minta Maaf Listrik Aceh Belum Pulih Semua


(prf/ega)