SEMARANG, - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi mengintruksikan perbaikan infrastruktur, pembentukan satgas bencana, hingga pengecekan stok bahan pangan.Dia menyebut Jawa Tengah akan menjadi pusat pergerakan masyarakat selama libur Nataru.Untuk itu, seluruh perangkat daerah diminta bergerak menyiapkan pengamanan lintas sektor dan memprioritaskan pengamanan obyek vital serta kelancaran perjalanan masyarakat.“Terkait dengan arus mudik barang dan orang di wilayah kita, termasuk pengamanan masyarakat yang nanti akan merayakan Natal atau yang liburan,” ujar Luthfi usai rakor di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Senin, .Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di sela rapat melaporkan sejumlah ruas jalan minim penerangan, khususnya jalur menuju Provinsi DI Yogyakarta.Baca juga: UMP Gagal Ditetapkan, Buruh Mengamuk Robohkan Gerbang Kantor Gubernur JatengMerespons hal itu, Luthfi langsung mengintruksikan perbaikan jalan provinsi maupun nasional.“Sudah kita lakukan infiltrasi. Nanti provinsi akan turun baik itu jalan nasional maupun provinsi yang kurang,” imbuhnya.Luthfi menegaskan perbaikan harus segera digarap agar seluruh jalur utama siap digunakan selama liburan.“Sing kurang terang diterangno (jalan yang penerangannya kurang diterangkan), (jalan) sing bolong ditambal (yang berlubang ditambal). Prinsip besok sudah mulus dan terang,” lanjutnya.Baca juga: Polda Jateng dan Polres Jepara Digugat terkait Pembalakan Liar untuk Resort KarimunjawaSelain itu, dia memastikan ketersediaan pangan di Jawa Tengah aman.Kemudian, pengendalian harga dan distribusi pangan juga terus dipantau untuk menjamin stabilitas menjelang Nataru.Sementara itu, menyambut puncak musim hujan yang bertepatan dengan Nataru, penanganan bencana di sejumlah wilayah seperti Cilacap dan Banjarnegara turut menjadi sorotan.“Penanganan bencana sudah kita lakukan SOP. Jadi, tanggap kedaruratan bencana,” katanya.Dia juga telah mengarahkan seluruh kepala daerah untuk membentuk satuan tugas penanganan bencana yang bekerja pada berbagai sektor.“Pada saat tanggap darurat, maka yang dilakukan adalah bentuk satgas. Satgas pengungsi, satgas pendidikan, satgas infrastruktur, satgas dari desa-desa yang sudah kita latih,” tuturnya.Baca juga: Pemprov Jateng Batal Tetapkan UMP 2026 Hari Ini, Disnakertrans: Diminta Menunggu SajaMenurut Luthfi, bencana yang telah terjadi di sejumlah daerah menjadi peringatan sekaligus pelajaran penting bagi daerah lainnya untuk mengantisipasi risiko bencana jelang Nataru.“Bentuk itu sudah jadi pelajaran bagi daerah lain nanti kalau ada bencana,” ucapnya.
(prf/ega)
Jateng Genjot Perbaikan Jalan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi: Besok Sudah Mulus dan Terang
2026-01-11 23:01:52
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 23:01
| 2026-01-11 21:57
| 2026-01-11 21:46
| 2026-01-11 21:37










































