Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 7-8 Desember 2025

2026-01-12 07:24:56
Wilayah Berpotensi Hujan Lebat dan Angin Kencang pada 7-8 Desember 2025
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan sejumlah wilayah Indonesia berpotensi dilanda hujan lebat serta angin kencang pada Minggu dan Senin .BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan dampak yang dapat ditimbulkan jika hujan intensitas tinggi kembali terjadi dalam waktu dekat.“Masyarakat yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, atau sekitar bantaran sungai tetap perlu mewaspadai kemungkinan dampak yang dapat ditimbulkan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi dalam waktu berdekatan,” bunyi keterangan BMKG dikutip dari laman resminya.Baca juga: Indonesia Tak Lagi Aman dari Siklon Tropis, Apa Penyebabnya?Perpaduan fenomena atmosfer skala global, regional, dan lokal diperkirakan masih akan mempengaruhi cuaca di Indonesia.Salah satu fenomena skala global adalah Dipole Mode Index (DMI) yang saat ini tercatat bernilai −0.46.Kondisi itu mengindikasikan adanya potensi peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian barat.Kemudian, terdapat kondisi La-Nina lemah yang ditandai dengan nilai indeks Nino 3.4 sebesar -0.91 dan Southern Oscillation Index (SOI) sebesar +9.4.Baca juga: Ramai soal Citra Radar Cuaca di Jogja Mirip Payung “Berlubang”, Ini Kata BMKGKondisi tersebut akan meningkatkan potensi hujan di wilayah Indonesia bagian timur.Tak hanya itu, ada penguatan Monsun Asia yang ditandai dengan nilai West North Pacific Monsoon Index (WNPMI) yang signifikan serta dominasi komponen angin zonal baratan di wilayah Indonesia.Akibatnya, semakin meningkatkan pasokan uap air dari Samudra Hindia dan memicu pembentukan awan hujan di sebagian besar wilayah Indonesia.Selain itu, kombinasi antara Madden–Julian Oscillation (MJO) serta Gelombang Kelvin dan Gelombang Rossby Ekuator diprediksi akan aktif di beberapa wilayah Indonesia.Baca juga: Mengapa Awan Mendung Bisa Terlihat Terang Saat Malam?Bibit Siklon Tropis 93W juga terpantau di pesisir timur Filipina bagian utara, dengan kecepatan angin maksimum 30 knot (56 km/jam), tekanan udara 1003 hPa, dan pergerakan ke arah barat-barat dayaSistem atmosfer tersebut memberikan dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca ekstrem di wilayah Indonesia.Lalu, muncul sirkulasi siklonik yang terpantau di Laut China Selatan utara Sarawak, Malaysia.Kondisi tersebut membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) dan pertemuan angin (konfluensi) memanjang di Laut China Selatan serta Laut Natuna.Baca juga: Kenali Beda Tanda Hujan Deras Berdurasi Singkat dan Gerimis yang Berlangsung LamaDilansir dari Instagram BMKG, berikut prakiraan cuaca mengenai wilayah berpotensi hujan lebat dan angin kencang pada 7-8 Desember 2025:Baca juga: BMKG Rilis 13 Zona Megathrust di Indonesia, Mana yang Potensi Gempanya Terbesar?Baca juga: Ramai soal Kemunculan “Rip Current” di Pantai Parangtritis dan Disebut Berbahaya, Apa Itu?


(prf/ega)