Pramono Bentuk Satgas Jaga Jakarta: Kolaborasi Aparat dan Warga, Ini Tugasnya

2026-01-11 23:04:53
Pramono Bentuk Satgas Jaga Jakarta: Kolaborasi Aparat dan Warga, Ini Tugasnya
JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi membentuk dan mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Jaga Jakarta melalui apel yang digelar di Halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat .Pramono menyebut, satgas ini dibentuk sebagai langkah pemerintah untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Jakarta.Anggota satgas ini berasal dari berbagai elemen masyarakat mulai dari warga Jakarta, pemerintah, hingga aparat daerah dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)."(Satgas) ini sebuah gerakan yang lahir dari semangat kolaborasi antara warga, pemerintah, dan seluruh unsur Forkopimda," kata Pramono saat memimpin Apel Satgas Jaga Jakarta, Jumat."Tujuannya, untuk menjadikan Jakarta sebagai kota yang aman, nyaman, tertib, dan siap menghadapi segala situasi," lanjutnya.Pangdam Jaya Mayjen TNI Dedy Suryadi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Kabinda DKI Jakarta Mayjen TNI Djoko Setiono, serta perwakilan dari Pengadilan Tinggi dan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pun turut hadir dalam apel tersebut.Baca juga: Istana Presiden Depok, Tempat Negosiasinya Tanah PartikelirSatgas Jaga Jakarta nantinya akan bertugas membantu pemerintah dan aparat menangani berbagai kasus mulai dari kriminalitas hingga bencana dan cuaca ekstrem."Satgas perlu memberikan perhatian pada berbagai isu kerawanan, seperti tawuran, kriminalitas, konflik sosial, disinformasi, potensi radikalisme, hingga ancaman bencana seperti banjir, kebakaran, dan cuaca ekstrem," ucap Pramono.Pramono juga menginstruksikan agar para petugas menjadi perpanjangan tangan pemerintah bagi masyarakat."Kepada seluruh anggota Satgas Jaga Jakarta, saya menitipkan pesan, jalankan tugas dengan integritas dan kepekaan. Jadilah mata, telinga, dan hati pemerintah di tengah masyarakat," tegas Pramono.Ia meminta Satgas bekerja dengan mengedepankan informasi, koordinasi, dan tindakan yang terukur.Misalnya, dalam menangani tawuran, satgas diminta menanganinya dengan pendekatan humanis."Jadi untuk hal yang berkaitan tawuran, seperti yang kami lakukan di berbagai tempat, sekarang pendekatannya lebih pendekatan yang bersifat human approach," ujarnya.Baca juga: Tukang Servis KTP Kilat di Tangerang: 30 Menit Tanpa Birokrasi RumitLebih lanjut, Pramono pun menyebut pembentukan Satgas ini adalah hal krusial di tengah transformasi Jakarta menuju kota global.Menurutnya, kota global tidak hanya dibangun lewat infrastruktur, tetapi juga kesadaran kolektif akan keamanan."Kota global dibangun dari kesadaran kolektif masyarakatnya. Kesadaran bahwa keamanan, ketertiban, dan kesiapsiagaan adalah tanggung jawab bersama. Satgas Jaga Jakarta lahir sebagai wujud dari kesadaran itu," kata dia.Pramono pun berharap pembentukan Satgas Jaga Jakarta dapat menciptakan ketertiban dan rasa aman di tengah masyarakat."Saya percaya dengan kerja bersama, Jakarta dapat menjaga keamanannya, memperkuat harmoni sosial, dan memastikan setiap warganya merasa terlindungi," tuturnya.


(prf/ega)