PJHB Resmi Melantai di BEI, Langsung ARA Meloncat 24,85 Persen

2026-01-11 14:43:43
PJHB Resmi Melantai di BEI,  Langsung ARA Meloncat 24,85 Persen
JAKARTA, - Setelah mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) selama masa penawaran umum perdana saham (IPO), PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) sebagai emiten ke-24 di 2025.Dalam penawaran umum yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 4 November 2025, PJHB melepas sebanyak 480.000.000 saham baru atau setara 25 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp 50 per saham.Harga penawaran ditetapkan sebesar Rp 330 per saham, berada di batas atas rentang harga penawaran awal (bookbuilding) Rp 310 - Rp 330 per saham.Pada hari pertama melantai di BEI, PJHB langsung auto rejection atas alias ARA setelah melonjak 24,85 persen ke posisi Rp 412 per saham.Baca juga: BEI Revisi Target IPO 2025 jadi 45 Emiten, Tahun Depan Siap Bawa 50 Emiten Masuk BursaDalam aksi korporasi ini, PT Pilarmas Investindo Sekuritas bertindak sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.Direktur Pilarmas Investindo Sekuritas, William Siddharta, menyampaikan bahwa selama masa penawaran, saham PJHB mengalami kelebihan permintaan.“Rangkuman hasil penawaran umum melalui platform e-IPO menunjukkan terjadinya oversubscription terhadap porsi penjatahan terpusat sebesar 267,04 kali. Total dana investor yang masuk untuk memperebutkan porsi pooling saham PJHB mencapai sekitar Rp 6,3 triliun. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap prospek usaha Perseroan,” ujar William saat seremoni pencatatan saham perdana di gedung BEI, Jakarta, Kamis .Dengan capaian ini, PJHB termasuk dalam deretan emiten baru di tahun 2025 yang mendapat sambutan positif dari investor ritel maupun institusional di pasar modal.Bersamaan dengan IPO, PJHB juga menerbitkan 240.000.000 Waran Seri I yang menyertai saham baru, dengan rasio 2:1.Artinya, setiap pemegang dua saham baru berhak memperoleh satu Waran Seri I.Setiap satu waran memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru PJHB dengan harga pelaksanaan Rp 330 per saham.Jika seluruh waran dieksekusi, emiten berpotensi memperoleh tambahan dana hingga Rp 79,2 miliar, yang akan digunakan sebagai modal kerja untuk operasional kapal baru.William mencatat PJHB memiliki potensi pertumbuhan bisnis yang bergerak di bidang angkutan laut dalam negeri untuk barang, berupa alat berat dan kontainer menggunakan kapal jenis LCT.Senada, Direktur Utama PJHB, Go Sioe Bie, menyampaikan bahwa keputusan perusahaan melantai di pasar modal merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur pendanaan dan mempercepat ekspansi bisnis.Seluruh dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sebagai belanja modal (capital expenditure) untuk membangun tiga kapal baru jenis LCT berkapasitas 2.500 DWT.


(prf/ega)