JAKARTA, - Sejumlah siswa yang tertabrak mobil pengangkut Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Jakarta Utara, terpaksa dirujuk ke RSUD Koja pada Kamis .Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan, rujukan tersebut harus dilakukan karena RSUD Cilincing tidak memiliki dokter spesialis bedah tulang atau ortopedi untuk menangani cedera serius yang dialami para korban."Ada tujuh yang dirujuk lebih lanjut ke Rumah Sakit Koja, karena di Rumah Sakit Cilincing tidak ada dokter spesialis ortopedi sehingga harus ditangani lebih lanjut oleh dokter ortopedi," kata Dadan saat ditemui di RSUD Cilincing, Jakarta Utara, Kamis sore.Baca juga: Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa SD Cilincing, BGN Akan Perketat Rekrutmen SopirSenada, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto membenarkan bahwa pasien yang dirujuk ke RS Koja membutuhkan penanganan intensif.Polisi mencatat setidaknya ada lima pasien yang kini dalam kondisi perawatan intensif di RS Koja akibat luka yang diderita.Pemeriksaan mendalam pun dilakukan untuk memastikan tidak ada pendarahan internal akibat terhantam mobil."Lima pasien korban berada di RS Koja lagi penanganan intensif, kita berharap bisa segera pulih," ujar Budi di RSUD Cilincing, Kamis."(Luka) ada benturan, jadi kita masih melihat apakah ada pendarahan atau bagian tertentu. Dokter akan melakukan observasi," tambahnya.Bagi siswa yang mengalami luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang, Dadan memastikan pengawasan medis tidak berhenti setelah mereka meninggalkan rumah sakit.Baca juga: Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa, Gibran: Saya Memohon Maaf... BGN telah berkoordinasi dengan Puskesmas setempat untuk mengerahkan tenaga kesehatan, atau Pasukan Putih guna memantau kondisi korban di rumah masing-masing."Yang sudah pulang pun akan dipantau oleh pasukan putih yang dimiliki oleh Puskesmas masing-masing untuk melihat perkembangan apa yang terjadi setelah pulang, sehingga pasca kejadian tetap bisa diawasi," tutur Dadan.Selain menanggung biaya pengobatan, Dadan menegaskan pihaknya telah mendata alamat para korban untuk memberikan ganti rugi atas barang-barang yang rusak saat kejadian."Dan kami sudah catat semua terkait dengan alamatnya masing-masing untuk diberikan ganti seragam, sepatu, dan lain-lain karena rusak," tutupnya.Sebelumnya diberitakan, sebuah mobil pengangkut makan bergizi gratis (MBG) menabrak sejumlah siswa SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut, hasil pendalaman sementara mendapati adanya dugaan sopir yang lupa menginjak rem karena masih minim pengalaman.
(prf/ega)
Butuh Dokter Ortopedi, Siswa yang Tertabrak Mobil MBG Dirujuk ke RS Koja
2026-01-12 05:32:29
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:17
| 2026-01-12 03:40
| 2026-01-12 03:28
| 2026-01-12 03:24










































