PALANGKA RAYA, - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai bencana banjir akibat musim hujan yang mencapai puncaknya pada akhir tahun ini.Musim hujan di Kalteng dipengaruhi fenomena la nina, yang menyebabkan curah hujan mengalami peningkatan dari biasanya.Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut BMKG Palangka Raya, Anton Budiyono menjelaskan, musim hujan yang terjadi di Kalteng saat ini disertai dengan fenomena la nina.“Musim hujan yang disertai la nina di Kalteng ini akan membuat terjadinya penambahan curah hujan yang agak lebih tinggi dari biasanya,” ujar Anton saat diwawancarai di Lapangan Barigas, Markas Polda Kalteng, Palangka Raya, Rabu .Baca juga: Hujan Lebat di Tengah Jembatan Suramadu, Pengendara Diminta WaspadaPihaknya memprediksi bahwa cuaca Kalteng yang dipengaruhi fenomena la nina ini bakal terjadi setidaknya hingga Februari 2026.“La nina itu artinya basah atau meningkatkan curah hujan,” imbuhnya.Anton menjelaskan, sebagian besar wilayah Kalteng sendiri belum terbebas dari prediksi puncak musim hujan yang terjadi di bulan Oktober dan November.“Prediksi kami, puncak musim hujan di tahun 2025-2026 itu di Oktober dan November, Desember juga masih tinggi, tahun ini lebih maju dari biasanya,” sebut Anton.Baca juga: Hujan Deras, Pikap di Sampang Tabrak Pembatas Jalan hingga Terjun ke LautSelain itu, Anton mengingatkan bahwa kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan pada bulan berikutnya, yakni Desember hingga Januari, karena pihaknya memprediksi bakal terjadi peningkatan curah hujan yang lebih tinggi.“Kalau untuk Kalteng hampir seluruh daerah diprediksi terdampak cuaca ekstrem ini, terutama Kalteng bagian utara yang berada di hulu sungai, seperti Murung Raya, Barito Utara, Gunung Mas, dan wilayah sekitarnya, termasuk Seruyan bagian utara,” ujarnya.Menurut Anton, curah hujan tinggi hingga banjir yang terjadi di daerah hulu menyebabkan daerah-daerah yang berada pada dataran lebih rendah terjadi banjir.Baca juga: Masuk Musim Hujan, Polres dan BPBD Palopo Siagakan Personel Hadapi Ancaman Bencana“Itu yang perlu kita waspadai, karena memang daerah-daerah hulu yang bisa menyebabkan daerah di bawahnya terkena banjir juga, karena karakteristik sungai kita, seperti ada banjir kiriman dari hulu sungai,” tutur dia.Dia mengimbau instansi terkait agar menyiapkan kewaspadaan, terutama sejak November 2025 hingga Februari 2026, lantaran curah hujan diprediksi terjadi cukup tinggi.“Waspada banjir yang datangnya tiba-tiba dan di daerah-daerah yang di bawah hulu agar lebih waspada lagi,” tuturnya.
(prf/ega)
Musim Hujan di Kalteng Dipengaruhi La Nina, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Waspada Banjir
2026-01-11 04:02:24
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-11 04:10
| 2026-01-11 03:03
| 2026-01-11 02:43
| 2026-01-11 01:24










































