- Menteri Kebudayaan Fadli Zon percaya Maha Menteri Kanjeng Gusti Panembahan Agung (KGPA) Tedjowulan bisa menjadi penengah dalam konflik dualisme penerus tahta Keraton Solo sepeninggal Pakubuwono (PB) XIII.Alasan dia, Tedjowulan merupakan sosok yang dituakan di Keraton Solo, sehingga diharapkan bisa mendudukkan dua pihak untuk berunding. "Dengan adanya Panembahan Agung Tedjowulan bisa menjadi orang yang dituakan untuk mungkin rembukan sekaligus dalam waktu ke depan sampai ke depan ada semacam konsesus," kata Fadli saat ditemui di Jakarta, Selasa , dikutip dari Antara.Baca juga: Imbas Dualisme Penerus Tahta Keraton Surakarta, Pencairan Dana Hibah Rp 200 Juta Terancam TertundaFadli juga berharap selama masa berkabung setidaknya 40 hari usai berpulangnya PB XIII, konflik internal soal penerus raja ini tidak berkepanjangan dan dapat selesai melalui musyawarah keluarga.Ia menegaskan bahwa Keraton Solo merupakan salah satu warisan sejarah yang berperan besar dalam menjaga tradisi dan budaya Jawa.Dia juga berharap ke depan pihaknya bersama pemangku kepentingan Kasunanan Surakarta dapat berkolaborasi menghadirkan perbaikan."Kita harapkan ke depan kita bisa lakukan perbaikan-perbaikan pada Keraton Solo dan bisa menjadi pusat budaya yang penting di kota Solo," jelas Fadli.Baca juga: Dualisme Tahta PB XIV Berdampak ke Dana Hibah, Pihak Tedjowulan Minta Penyaluran Lewat Bebadan KeratonSeperti diketahui, Keraton Solo sedang dihadapkan konflik dua kubu penerus tahta raja.Putra bungsu mendiang PB XIII yakni Gusti Purboyo atau KGPAA Hamengkunegoro telah mengukuhkan diri sebagai penerus tahta pada Rabu 5. Kemudian ia juga telah diangkat sebagai PB XIV pada Sabtu .Sementara itu, Lembaga Dewan Adat (LDA) juga menobatkan putra tertua mendiang PB XIII yakni KGPH Hangabehi menjadi penerus tahta Keraton Solo pada Kamis .Penobatan itu dilakukan dalam rapat keluarga besar yang diselenggarakan di Kompleks Keraton Solo.
(prf/ega)
Fadli Zon Percaya Tedjowulan Bisa Jadi Penengah Konflik Dualisme Tahta Keraton Solo
2026-01-12 04:27:16
Berita Lainnya
Berita Terpopuler
| 2026-01-12 04:25
| 2026-01-12 04:14
| 2026-01-12 03:44
| 2026-01-12 03:20
| 2026-01-12 03:02










































