Perjalanan Kompas.com Salurkan Bantuan ke Tapteng Sumut, Belasan Jam Tembus Jalan Lumpur dan Hujan Deras

2026-01-11 22:34:01
Perjalanan Kompas.com Salurkan Bantuan ke Tapteng Sumut, Belasan Jam Tembus Jalan Lumpur dan Hujan Deras
- Tim Kompas.com menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, Rabu . Perjalanan Kompas.com dari Kota Medan menuju Tapanuli Tengah mulai pukul 24.00 WIB. Tim memilih rute Pinang, Gunung Tua, Padang Sidumpuan, hingga Tapteng karena jalur aman untuk kendaraan barang.Namun, jarak tempuh menuju lokasi Tapteng membutuhkan waktu 19 jam. Sampai di lokasi posko relawan pukul 19.00 WIB.Jika memilih rute Siborongborong hingga Pakkat tak bisa dilalui kendaraan angkut barang karena jalur lumpur dan terputus imbas longsor.Baca juga: Jenazah Ibu Ditemukan Usai 20 Hari Banjir Landa Tapteng Sumut, Betty: Terima Kasih kepada Warga...Tak mudah menuju Tapteng, kendaraan angkut barang kebutuhan korban harus melewati jalan berkelok-kelok sehingga pengemudi harus berhati-hati.Seperti Jalan Gunung Tua, menurun curam maupun jalan menanjak curam.Jalur juga sempit harus bergantian sesama pengemudi mobil dan truk.Saat melintasi Jalan Gunung Tua-Pal Sabolas, ada titik pengerjaan proyek jalan. Pengemudi mengantre untuk bergantian melintasi jalan tersebut./Faieq Hidayat Tim Kompas.com menyalurkan bantuan untuk korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu .Setelah melewati Jalan Gunung Tua-Padangsidumpuan, hujan deras mengguyur Jalan Lintas Barat Sumatera menuju Barangtoroe.Ada satu titik bekas longsor sehingga pengemudi harus berjalan pelan karena licin.Tim memilih jalur alternatif di Perkebunan PTPN III menuju Sibolga. Jalur ini tembus ke arah Pasar Sibabangun.Namun, jalurnya sempit dan masih ada lumpur bekas longsor. Jalan juga rusak dan curam.Setelah terdapat Puskesmas Sibabangun, ada pertigaan berbelok kiri ke arah Sibolga. Sepanjang jalan masih terlihat rumah rusak akibat longsor.Terlihat ekskavator dan alat berada di pinggir Jalan Sibolga. Lahan rumah warga rata dengan tanah dan jalan berlumpur.Baca juga: Tiga Pekan Pascabanjir Tapteng, Anak-anak Penyintas Banjir Terserang Gatal-gatal hingga ISPA


(prf/ega)