Sosok Sulastiana, Dosen Sekaligus Wakapolda Papua Barat Perempuan Pertama

2026-02-01 19:27:50
Sosok Sulastiana, Dosen Sekaligus Wakapolda Papua Barat Perempuan Pertama
- Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi Sulastiana baru saja ditunjuk menjadi Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Papua Barat.Penetapan jabatan Sulastiana tertuang dalam surat telegram yang dikeluarkan Polri per tanggal 15 Desember 2025, sebagaimana dilansir Antaranews, Senin .Polisi wanita (Polwan) berpangkat jenderal bintang satu tersebut otomatis menjadi perempuan pertama yang menjabat sebagai Wakapolda di Papua Barat.Sebelumnya polwan kelahiran tanggal 10 Oktober 1972 ini menjabat sebagai Auditor Kepolisian Madya Tingkat I Itwasum Polri.Baca juga: Mendikti Sebut Ada Rp 2 Triliun Dana Riset, Dorong Dosen Daerah BerkaryaAntaranews menyebutkan, berdasarkan data yang mereka miliki terekam jejak bahwa Sulastiana berpengalaman di bidang kehumasan, kerja sama luar negeri, kerja sama nasional, pemberdayaan masyarakat serta SDM Polri, penanganan kriminal, pendidikan dan pengawasan.Dalam data di situs PDDikti, Sulastiana menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Darul Ulum, Jombang, Jawa Timur pada 1995 dengan Gelar Sarjana Ilmu Politik.Pada 2001 ia tamat S2 dengan gelar Magister Sistem Informasi dari Universitas Indonesia.Ia kembali mengantongi gelar Sarjana tahun 2007. Kali ini di jurusan Hukum di Universitas Kristen Indonesia Paulus.Terakhir ia menempuh jenjang S3 di Universitas dan berhasil meraih gelar Doktor pada 2013.Baca juga: Mendikti Sebut Ada Rp 2 Triliun Dana Riset, Dorong Dosen Daerah BerkaryaSulastiana juga aktif di dunia pendidikan dengan mengajar sebagai dosen.Menurut pemberitaan Antaranews, Sulastiana menjadi dosen dosen Pascasarjana program Ketahanan Nasional di Universitas Indonesia, dosen Program Sarjana dan Program Kedokteran Ilmu Kepolisian, serta dosen Pascasarjana Fakultas Hukum Universitas Islam As Safi'iyah.Sementara di data PDDikti tercatat Sulastiana mulai menjadi dosen sejak semester Genap tahun akademik 2015/2016.Ia tercatat hanya mengajar di Universitas Islam As-syafiiyah. Terakhir ia mengajar pada semester Ganjil tahun 2020/2021 di mata kuliah Hak Kekayaan Intelektual dan Hak Atas Kekayaan Intelektual.Baca juga: Sosok Fitri, Dosen UGM Raih Anugerah Ilmuwan Muda Terbaik 2025Disebutkan juga oleh Antaranews bahwa Sulastiana aktif membagikan ilmunya di luar kampus. Seperti menjadi pembicara di berbagai seminar bidang kriminologi kejahatan narkotika, kekerasan terhadap anak dan perempuan.Tidak hanya di dalam negeri, bahkan di beberapa forum internasional. Terbaru, dia sempat menjadi Speaker on Kentucky Woman on Law Enforcement Networking di Amerika Serikat pada 2019.Ia pernah datang menjadi pembicara di ajang The 3rd of Asia-Europe of Counter Terrorism Dialogue di Brussel dan Berlin, Jerman.Baca juga: Cegah Kecurangan Pakai AI, Dosen Luar Negeri Beralih ke Ujian LisanKemudian, Sulastiana juga pernah menempati sejumlah posisi penting dalam dunia pendidikan. Salah satunya, yakni sebagai Sekretaris Dewan Kehormatan Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (BP PTSI) hingga saat ini.


(prf/ega)

Berita Terpopuler

#1

Pada hari penerapan, ganjil genap berlaku dalam dua sesi, yakni pagi pukul 06.00–10.00 WIB dan sore pukul 16.00–21.00 WIB. Pengendara yang melintas di akses tol yang terhubung langsung dengan jalan ganjil genap tetap wajib menyesuaikan pelat nomor kendaraan.Baca juga: Wisatawan Menuju Gunungkidul Diimbau Gunakan Jalur AlternatifAdapun 28 akses gerbang tol di Jakarta yang terkena ganjil genap pada pekan ini sebagai berikut:1. Jalan Anggrek Neli Murni sampai akses masuk Tol Jakarta-Tangerang2. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai Jalan Brigjen Katamso3. Jalan Brigjen Katamso sampai Gerbang Tol Slipi 24. Off ramp Tol Tomang/Grogol sampai Jalan Kemanggisan Utama5. Simpang Jalan Palmerah Utara-Jalan KS Tubun sampai Gerbang Tol Slipi 16. Jalan Pejompongan Raya sampai Gerbang Tol Pejompongan7. Off ramp Tol Slipi/Palmerah/Tanah Abang sampai akses masuk Jalan Tentara Pelajar8. Off ramp Tol Benhil/Senayan/Kebayoran sampai akses masuk Jalan Gerbang Pemuda9. Off ramp Tol Kuningan/Mampang/Menteng sampai simpang Kuningan10. Jalan Taman Patra sampai Gerbang Tol Kuningan 211. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai simpang Pancoran12. Simpang Pancoran sampai Gerbang Tol Tebet13. Jalan Tebet Barat Dalam Raya sampai Gerbang Tol Tebet 214. Off ramp Tol Tebet/Manggarai/Pasar Minggu sampai Jalan Pancoran Timur II15. Off ramp Tol Cawang/Halim/Kampung Melayu sampai simpang Jalan Otto Iskandardinata-Jalan Dewi Sartika16. Simpang Jalan Dewi Sartika-Jalan Otto Iskandardinata sampai Gerbang Tol Cawang17. Off ramp Tol Halim/Kalimalang sampai Jalan Inspeksi Saluran Kalimalang18. Jalan Cipinang Cempedak IV sampai Gerbang Tol Kebon Nanas19. Jalan Bekasi Timur Raya sampai Gerbang Tol Pedati20. Off ramp Tol Pisangan/Jatinegara sampai Jalan Bekasi Barat21. Off ramp Tol Jatinegara/Klender/Buaran sampai Jalan Bekasi Timur Raya22. Jalan Bekasi Barat sampai Gerbang Tol Jatinegara23. Simpang Jalan Rawamangun Muka Raya-Jalan Utan Kayu Raya sampai Gerbang Tol Rawamangun24. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan Utan Kayu Raya-Jalan Rawamangun Muka Raya25. Off ramp Tol Rawamangun/Salemba/Pulogadung sampai simpang Jalan H Ten Raya-Jalan Rawasari Selatan26. Simpang Jalan Rawasari Selatan-Jalan H Ten Raya sampai Gerbang Tol Pulomas27. Off ramp Tol Cempaka Putih/Senen/Pulogadung sampai simpang Jalan Letjend Suprapto-Jalan Perintis Kemerdekaan28. Simpang Jalan Pulomas sampai Gerbang Tol Cempaka Putih

| 2026-02-01 20:07